iniadalah contoh tugas bahasa indonesia untuk kelas 11 sma atau smk 0% found this document useful 0 votes298 views7 pagesDescriptionBerikut adalah resensi dari novel Marmut Merah Jambu karya Raditya DikaCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsPDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes298 views7 pagesResensi Novel Marmut Merah JambuDescriptionBerikut adalah resensi dari novel Marmut Merah Jambu karya Raditya DikaFull descriptionJump to Page You are on page 1of 7 You're Reading a Free Preview Pages 4 to 6 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Resensi Film; Koala Kumal. 2016:: Comedy:: 96 menit:: 13 TAHUN KE ATAS Adaptasi, Novel Adaptasi dari novel berjudul sama. Data tidak lengkap atau salah? Marmut Merah Jambu; Malam Minggu Miko The Movie; Twitter Facebook Google+ RSS Tentang Kami Kontak Dukungan
OLEH ELVINA MARIA CHRISTINA PANGESTU JUARA 1 LOMBA MENULIS RESENSI BUKU – PROGRAM LITERASI SMA RUJUKAN SMA NEGERI 9 MANADO Identitas Buku Judul Buku Marmut Merah Jambu Genre Buku Nonfiksi-Komedi Pengarang Raditya Dika Penerbit Bukune Tahun Terbit Jakarta, 1 Juni 2010 Tebal Buku 222 halaman Warna Buku Cream, dengan tulisan Marmut Merah Jambu yang diberi warna merah muda dan foto pengarang buku berpose seperti marmut dilengkapi ornament-ornamen. Kepengarangan Raditya Dika adalah seorang comika stand up Comedy dan juga penulis yang terkenal dengan buku-bukunya yang bertemakan komedi. Buku-buku Radit sebelumnya yaitu Kambing Jantan, Cinta Brontosaurus, Radikus Makankaskus, dan Babi Nesot adalah buku-buku bestseller. Radit dalam novel Marmut Merah Jambunya ini hendak menyampaikan kisahnya dalam percintaan kepada anak-anak muda jaman sekarang apalagi anak-anak yang lebay. Buku ini secara garis besar adalah soal cinta dengan bagaimana memahami cinta melalui introspeksi kedalam pengalaman-pengalaman Radit sendiri maupun orang-orang terdekat Radit tentu dengan gaya khas komediannya yang lebih manis dan halus. Sinopsis Buku Marmut Merah Jambu adalah buku kelima dari Raditya Dika. Buku ini terdiri dari 13 bab dengan judul yang berbeda. Kisah-kisah tiap bab juga saling lepas namun sebagian besar menceritakan tentang kisah cinta yang bertepuk sebelah tangan dan hampir semua cerita dalam buku ini menceritakan tentang pengalaman cinta Radit maupun orang-orang terdekatnya. Pengalaman cinta yang beragam mulai dari cinta diam-diam, indahnya PDKT, ditolak mentah-mentah sampai saat ditaksir cewek aneh. Radit mengawali kisah pada buku ini dengan kisah cintanya bersama teman sekelasnya Aldi. Mereka menyukai cewek kelas lain. Aldi jatuh cinta diam-diam pada Widya sedangkan Radit jatuh cinta diam-diam pada Ina. Mereka tak mampu mengungkapkan perasaan mereka karena merasa diri culun. Ketika masuk SMA, Radit bersekolah di sekolah yang sama dengan Ina. Radit dan Ina akhirnya sering jalan bareng dan Ina mulai menceritakan tentang cowok yang ditaksirnya. Cinta Raditpun bertepuk sebelah tangan. Mereka akhirnya berpisah karena Radit akan kuliah di luar negeri. Tak hanya tentang cinta. Cerita dalam novel ini juga mengisahkan tentang kekompakan dan kasih sayang sebuah keluarga, perjuangan Radit dalam pembukuan dan perfilman buku Kambing Jantannya, dan juga kisah tentang kucing peliharaan Radit, Alfa yang diimajinasikan seperti manusia. Kisah pada novel ini diakhiri dengan adanya suatu momen perenungan yang amat dalam bagi para pembaca tentang “Unrequited Love” atau cinta yang tak terbalaskan. Sebuah perenungan tentang keberadaan orang yang tak bisa kita lupakan sepenuhnya, dengan mengutip suatu kutipan Charlie Brown dalam komik Peanuts yang berbunyi; “Nothing can takes the flavor out of peanut butter quite like unrequited love.” Keunggulan Cover buku yang sangat menarik dengan gambar Radit berpose seperti seekor marmut yang lucu sehingga menarik perhatian. Perpaduan warna dan animasi gambar yang unik juga turut menambah lebih banyak perhatian dan menambah kesan komedi sehingga menambah keinginan pembaca untuk membacanya. Kertas yang digunakan juga berkualitas baik sehinga selain ringan, kertas juga tidak mudah rusak. Buku juga dilengkapi dengan pembatas buku yang unik. Tema yang digunakan secara keseluruhan adalah tentang cinta. Mulai dari cinta diam-diam, sampai cinta yang bertepuk sebelah tangan, yang menggambarkan bagaimana seseorang mencintai orang lain tetapi takut mengungkapkannya, karena hal tersebut pasti pernah dirasakan oleh hampir setiap orang. Pilihan tema dalam novel ini juga sangat menarik dan tepat sasaran sebab buku ini ditujukan kepada remaja yang umumnya duduk di bangku SMP dam SMA yang dalam masa dimabuk cinta. Pilihan tema pada bab 3 “Balada Sunatan Edgar”, lebih mengkhususkan pada peran orang tua serta kasih sayang dan kekompakan keluarga yang mengingatkan para remaja tentang betapa pentingnya keluarga itu dan mengingatkan untuk tetap peduli pada keluarga bukan hanya pada pacar. Tema pada bab “Buku Harian Alfa” juga mengisahkan tentang kucing yang juga ciptaan Tuhan yang perlu dihargai dan dicintai. Mengingatkan kita untuk peduli pada makhluk ciptaan Tuhan yang lain. Kemampuan Radit untuk menceritakan kisahnya semakin sempurna sebab tokoh-tokoh yang digambarkan pada kisah ini sangat lucu dengan karakter yang unik dan beragam. Seperti karakter Aldi yang dongo karena tidak bisa langsung mengutarakan perasaannya pada Widya, karakter Bayu yang bodoh karenan menganggap bahwa kasus yang diselidiki oleh mereka sendiri detektif tiga sekawan benar-benar terjadi. Namun, karakter Radit dalam novel ini yang mau peduli, sederhana, optimis, dan cerdas, serta mau menerima diri apa adanya patut dicontoh oleh remaja masa kini. Setting tempat seperti disekolah, di rumah, setting waktu dan suasana dalam cerita ini ditambah keahlian Radit dalam gaya bahasanya yang ringan dan slenge-an’ mampu mengajak emosi pembaca dan membuat pembaca seakan turut menyasikan peristiwa dalam cerita tersebut. Gaya bahasa yang digunakan adalah hal terbaik dalam novel ini. Sebab gaya bahasa yang digunakan adalah bahasa sehari-hari sehingga mudah dipahami sebab sebagian besar pembacanya adalah remaja. Ditambah dengan gaya comedian ala Raditya Dika membuat pembaca tak kunjung bosan dan malah ketagihan. Seperti pada saat Radit hendak berangkat untuk shooting film Kambing Jantan. Pada waktu itu ada luar bandara dan tiba-tiba ada nomor tidak dikenal menelfon dan ternyata orang suruhan ayahnya Bang, aku ada titipan dari Bapak; katanya di telepon. Udah mau boarding belom, Bang?’ Belom, ini lagi diluar, belom masuk. Kenapa? Tanya gue. Ada titipan dari Bapak! Jangan masuk kedalem dulu, Bang! Tunggu! Sepuluh menit menunggu akhirnya seseorang datang dan memberikan plastik hitam. Apa ini? Celana dalem baru, Bang,’ katanya orang itu, kalem. Gubrak. Celana dalem baru. Bokap gue mitip pesan ke gue agar selalu mengganti celana dalam supaya sehat selalu di Australia. Peristiwa ini menggambarkan cinta dan perhatian ayah Radit yang dikemas dalam gaya bahasa yang ringan namun lucu dan mengharukan. Karena gaya bahasanya yang asik ini sukses membuat para pembaca memahami amanat yang ingin Radit sampaikan kepada para pembaca. Pesan yang ingin Radit sampaikan adalah jangan teperak dalam nasib dan kesalahan tapi bangkitlah dan belajar dari kesalahan kita, ubahlah kekurangan kita menjadi kelebihan kita dan jadilah orang yang lebih baik. Radit menceritakan betapa pentingnya kasih sayang dan kekompakan keluarga, jangalah menyerah, serta manusiakanlah makhluk ciptaan Tuhan yang lain. Nilai-nilai sosial, budaya dan kemanusiaan juga tampak dalam novel ini. Seperti bagaimana Detektif Tiga Sekawan peduli dan bersedia membantu sesama, budaya keluarga Ina yang tidak merayakan hari ulang tahun, serta kucing peliharaan Radit yang memiliki perasaan dan cita-cita seperti manusia. Kelemahan Kelemahan satu-satunya pada novel ini terletak pada pemilihan katanya. Pilihan kata yang masih kurang tepat bahkan cenderung terlalu vulgar yang kurang cocok dikonsumsi remaja. Seperti pada bab “Balada Sunatan Edgar” yang menggunakan kata-kata yang terlalu dewasa dan kurang dapat dipahami remaja. Kesimpulan Kesimpulan saya, buku ini sangat bagus untuk dibaca para remaja jaman sekarang. Karena berdasarkan kisah sehari-hari, dalam gaya bahasa yang ringan dan lelucon yang lucu pesan yang amat penting bagi remaja sukses disampaikan. Meskipun ada kata-kata yang kurang pantas, namun tak sebanding dengan pentingnya pesan yang terkandung dalam cerita. Selain itu, kata yang digunakan bukan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dan tidak berdasarkan ejaan yang disempurnakan EYD namun karena adalah bahasa sehari-hari yang membuatnya asik dan mudah dipahami maka sulit mengatakan ini sebagai kelemahan atau keunggulan. Buku ini benar-benar bermanfaat, sebab mengajarkan remaja untuk melihat prioritas anatara cinta dan keluarga sebab remaja masa kini hanya mementingkan pacaran dan menomor duakan keluarga, remaja masa kini juga cenderung mudah menyerah dan bertindak semena-mena terhadap tumbuhan bahkan hewan. Tak hanya memberi pesan, tapi buku ini juga mengungkapkan apa yang remaja umumnya rasakan sebab tak jarang remaja sulit untuk jujur pada dirinya sendiri dan tak mampu mengekspresikan diri. Dilihat pada hari ini 2,575 Silahkan anda komentari informasi diatas komentar
RESENSI NOVEL Marmut Merah Jambu Tanpa Identitas. Dania Novitasari. tugas Dwisas. tugas Dwisas. Made Widiandari. Hanami . Hanami . Akiko Aoi. RESENSI_NOVEL_ILY FROM 38000 FT. RESENSI_NOVEL_ILY FROM 38000 FT. Lady shela. Resensi Bi Kelvin. Resensi Bi Kelvin. kelvin sentosa. Resensi Petjah. Resensi Petjah. 0% found this document useful 0 votes503 views2 pagesDescriptionresensi novel Marmut Merah JambuCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes503 views2 pagesResensi Novel Marmut Merah JambuJump to Page You are on page 1of 2 You're Reading a Free Preview Page 2 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
RESENSI "Origami Hati". Novel origami hati ini bertema tentang kehidupan percintaan. Didalamnya akan ditemukan kisah kisah perjuangan tentang tokohnya. Didalam novel ini dikisahkan seorang wanita bernama Aruna yang mengalami patah hati setelah diputuskan oleh pacarnya Haga, Haga mengkhianati cinta Aruna, setelah diputuskan oleh Haga, Aruna

0% found this document useful 0 votes0 views6 pagesOriginal TitleRESENSI NOVEL MARMUT MERAH JAMBUCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes0 views6 pagesResensi Novel Marmut Merah JambuOriginal TitleRESENSI NOVEL MARMUT MERAH JAMBUJump to Page You are on page 1of 6 You're Reading a Free Preview Pages 4 to 5 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.

ResensiMarmut Merah Jambu Cheocean. Yaitu dengan menggunakan istilah sehari-hari sehingga mudah dimengerti oleh para pembaca. Adalah seorang comika stand up comedy dan juga penulis yang telah terkenal dengan buku bukunya yang bertemakan komedi buku-buku sebelumnya yaitu Kambing Jantan Cinta Brontosaurus Radikus Makankaskus dan Babi Nesot.
0% found this document useful 0 votes385 views4 pagesDescriptionresensi novel marmut merah jambuCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes385 views4 pagesRESENSI NOVEL Marmut Merah Jambu Tanpa IdentitasJump to Page You are on page 1of 4 You're Reading a Free Preview Page 3 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Resensi Novel Marmut Merah Jambu. Dania Novitasari. Resensi buku maddah. Resensi buku maddah. Catur Pambudi. Resensi Novel Cinta Brontosaurus. Resensi Novel Cinta Brontosaurus. Citra Angellita Sitompul. Re Sensi. Re Sensi. Christian. RESENSI NOVEL Marmut Merah Jambu Tanpa Identitas.
Filter ByUpdating statusAllOngoingCompletedSort ByAllPopularRecommendationRatesUpdated KELAMBU MERAH JAMBU Demi Papa, itu saja. Karena di dunia ini aku hanya punya Papa. Baik sebelum Mama meninggal atau sesudahnya. Karena, ya, apa yang bisa kudapatkan dari seorang mama yang selalu mementingkan dirinya sendiri? Setiap hari, dunia ini terlalu sempit bagi Mama sehingga Papa dan aku nggak lebih berarti dari pada semua kegiatan arisan, shopping dan media sosialnya. Sekarang, sudah hampir lima tahun aku menjadi boneka-istri imitasi-Kenzy. Pria dewasa yang hampir separuh usianya habis untuk foya-foya dengan fatamorgana. Bukan hanya itu, dia juga nyaris meregang nyawa karena terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan terlarang. Apakah aku bahagia? Apakah aku tidak menyesal karena telah melewatkan dan mengorbankan indahnya masa remaja? Apakah aku tidak ingin pergi dari kehidupan Kenzy yang semakin parah? Entah, aku tidak tahu! Hanya satu yang aku ketahui, Papa bisa tersenyum bahagia di atas kursi putar empuknya. Itu saja. viewsCompleted I. Tulisan Untuk Orick Dunia Merah Jambu Dear, Manuangga Orick. Ketika aku berkata aku mencintaimu, aku benar-benar mencintaimu dengan segenap sanubari ini. Ketika aku berkata, kalau kamu merupakan salah satu impianku, itu nyata adanya. Orick, dewasa itu bukan ketika kau menyembunyikan segala masalahmu. Dewasa itu, ketika kamu sanggup menerima apa yang terjadi dalam dirimu. Entah lebih kurangnya, atau gagal berhasilnya diri. Tetapi Orick, sepertinya aku yang tak bisa sedewasa itu untuk menerima yang terjadi di antara kita. Aku tak bisa dewasa ketika waktu dan ruang memisahkan kita. Lantas, bolehkah aku menjadi kanak-kanak di dunia merah jambu ini? 10779 viewsOngoing Petaka Lingerie Merah Rumah tangga Gita dan Haris tiba-tiba diguncang prahara. Kehadiran Fitri, adik dari Haris, telah membuat Gita sebagai istri menjadi cemburu buta. Bukan tanpa alasan sebenarnya. Haris yang seharusnya bersikap wajar pada sang adik, malah sebaliknya. Lelaki itu lebih memprioritaskan sang adik ketimbang istrinya sendiri. Tak hanya berlaku timpang, Haris dan Fitri dinilai Gita memiliki hubungan yang kelewat 'romantis'. Keduanya kerap tidur bersama dan jalan tanpa kehadiran Gita. Bukan hanya itu saja, saat Gita dan Haris berbelanja pun, yang diingat Haris malah Fitri seorang. Dia tak lupa membelikan adiknya sepotong baju lingerie seksi berwarna merah, warna kesukaan sang adik. Gita gerah. Lingerie adalah barang yang dinilainya 'intim'. Bukan hanya pakaian tidur biasa, melainkan pakaian tidur seorang wanita dewasa yang sama privasinya dengan pakaian dalam. Mengapa Haris sampai membelikan sang adik lingerie segala? Itulah yang Gita permasalahkan. Mereka pun bertengkar hebat gara-gara lingerie merah tersebut. Rumah tangga Gita dan Haris pun nyaris di ambang kehancuran hanya karena Fitri. viewsCompleted Ramalan Buku Merah Si kembar Airel dan Airen yang kecil terpaksa melihat pembunuhan sang ibu di depan mata. Dua belas tahun kemudian, mereka berusaha mengungkap dalang kematian sang ibu. Dalam perjalanannya, mereka menemukan sebuah buku merah misterius. Buku yang berisi tentang kejadian yang akan mereka temui di masa depan. Beberapa kasus harus mereka lalui. Berbagai kejanggalan juga mereka temui. Mampukah si kembar mengungkap kematian sang ibu? Siapakah penulis buku itu? viewsOngoing Payung Merah Tika tak pernah menduga akan menjadi saksi pembunuhan seorang anggota parlemen pada malam terakhirnya di Kota New York. Setelah pindah ke North Carolina, ia sepenuhnya melupakan pengalaman traumatis itu. Sayangnya, takdir membawanya bertemu dengan Axel, CEO baru di tempat kerjanya, yang tampan dan memikat. Tika jatuh cinta pada Axel, meski pria itu memiliki sisi misterius yang terkadang membuatnya ketakutan. Belum lagi mendadak ia diculik gara-gara kedekatannya dengan Axel. Saat itulah fakta sesungguhnya terkuak Axel adalah seorang kepala mafia dan terlibat dalam pembunuhan di mana Tika menjadi saksinya. Setelah jati diri Axel terungkap, masih dapatkah cinta Tika dan Axel bersatu? viewsOngoing Merah Hitam Cinta book1 Cerita ini berseries. -Cerita I Merah Hitam Cinta on going -Cerita II Asa Diujung Sajadah sedang on going -Cerita III Bukan Perempuan Biasa Segera dirilis *masing-masing buku akan dirilis setelah cerita on going tamat. Berniat memberi surprise tentang kehamilannya pada suaminya, Kanaya Prameswari malah mendapat kejutan yang tak kalah mencengangkan. Dina Hadinata-sahabat baiknya, tengah bercumbu mesra dengan Ghifari Albani, suaminya, di kantor. Kanaya yang memang sangat intoleran terhadap penghiantan, meninggalkan Ghifari dengan janin berusia dua minggu di rahimnya. Bagaimana kehidupan baru Kanaya di perkebunan kopi milik keluarga Safa, sahabatnya selama pelariannya? Bagaimana pula sikap Haikal Baihaqi, kakak Safa yang tidak pernah ramah terhadapnya? Ikuti kisah Kanaya tentang pergulatan batin seorang perempuan yang trauma untuk mencintai dan dicintai lagi. Karena bagi Kanaya cinta saja tidak cukup. viewsCompleted Noda Merah Malam Pertama Rayna Anindya Edelwies harus menelan pahit getirnya sebuah pernikahan akibat ketidakjujurannya sendiri yang tidak menceritakan kondisi yang sebenarnya kepada Akhdan Ziyad, pria yang mempersuntingnya. Ziyad begitu marah saat mengetahui tak menemukan penghalang dan noda merah di sprei saat malam pertama mereka. Bagaimana Rayna menghadapi perlakuan buruk Ziyad yang frustasi karena gagal mendapatkan mahkota kewanitaannya? Sanggupkah Rayna bertahan? Apakah Rayna bisa meraih kebahagiaan di dalam rumah tangganya ataukah justru melepaskan diri adalah solusi yang terbaik? *** Selamat membaca dan menikmati cerita ini. Kalau suka, silahkan follow di akun sosial media author, IG FB Rumaisha Qatrunnada. Terima kasih. viewsCompleted Benang Merah "Kita ini tak sedarah lalu mengapa kau membuat batas di antara kita?" "Lalu kita ini apa??" ucap wanita cantik itu berapi-api. Setelah waktu berlalu akhirnya wanita muda itu bertemu lagi dengan sosok pria yang hampir setiap saat ia sebut dalam doa. Pria yang ia cintai dan kagumi setengah mati, seseorang yang penuh mengisi hati nya. Kini sosok pria bernama Malvin Saputra nyata hadir kembali dalam hidupnya. Akankah hidup Aileen akan 'lebih hidup' dengan kehadiran sosoknya? 10822 viewsOngoing Good Novel GN Poetry and all, to inspire and to create, to give people spirit that they love, to give back something they lost and they missing in their live. Keep writing and keep on reading. We are exist for you and your desired to keep writing and reading story. viewsOngoing Langit Merah Manusia normal seolah tidak ada lagi sejak sinar radiasi misterius menyelubungi penjuru dunia. Mereka berubah menjadi Mutan berkemampuan khusus’. Fiona terbangun dengan ingatan yang hilang. Keadaan memaksanya harus beradaptasi menghadapi semua ketegangan dalam petualangannya. Beruntung ia tidak sendirian. Keempat remaja berbeda latar belakang bersamanya. Morgan yang bisa mengalahkan siapapun dengan sekali sentuhan. Ema yang bisa menghancurkan apa saja dengan sekejap. Garter yang punya banyak kemampuan dan Vano yang punya tenaga super. Dengan tujuan yang berbeda-beda mereka berkumpul menjadi sekelompok 'Mutan Bebas'. 10742 viewsOngoing
StandUp Comedy Indonesia. Coretan Kecil Resensi Novel 3600 Detik. Analisis Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Novel Salah Asuhan. igo73 MAKALAH ANALISIS NOVEL AYAT AYAT CINTA. resensi novel marmut merah jambu Hadyan Radifan. MILA ANGGITA Makalah tentang novel. Resensi Film Unsur Intrinsik dan Unsur Ekstrinsik Dalam. Sinopsis
Identitas Novel Marmut Merah JambuJudul Buku Marmut Merah JambuPengarang Raditya DikaGenre buku Nonfiksi cerita komediPenerbit BukuneTempat Terbit JakartaTanggal Terbit 1 Juni 2010Tebal Buku 222 halamanUkuran buku 13×20 cmHarga Buku Rp Merah Jambu adalah kumpulan tulisan komedi Dika. Sebagian besar dari tiga belas tulisan ngawur di dalamnya adalah pengalaman dan observasi Dika dalam menjalani hal paling absurd konyol di dunia Jatuh Dika adalah seorang penulis dan juga blogger yang telah terkenal dengan buku – bukunya yang bertema komedi. Setelah sukses dengan buku – buku sebelumnya yaitu Kambing Jantan, Cinta Brontosaurus, Radikus Makankaskus dan Babi paling terkenal adalah buku pertamanya yang berjudul Kambing Jantan yang telah dikomikkan dan difilmkan, pada tanggal 1 Juni 2010 Dika meluncurkan buku kelima-nya yang berjudul Marmut Merah dengan buku – buku sebelumnya, judul buku ini masih bertema binatang Marmut Merah Jambu. Secara garis besar, buku ini adalah soal cinta dengan bagaimana memahami apa itu cinta melalui introspeksi ke dalam pengalaman – pengalaman Raditya Dika sendiri dan tentu saja dengan khas gaya komedinya yang lebih manis dan halus berbeda dengan buku buku yang kelima ini Dika telah mencoba memperbaiki kebiasaanya dalam menggunakan kata- kata yang cenderung selengean, karena sebagian besar peminatnya adalah anak remaja. Jadi, penggunaan kata dalam buku ini lebih halus, namun bukan berati kehilangan khasnya Dika. Lelucon – lelucon yang bisa mengocok perut waktu membaca buku ini tetap pula Dika banyak menggunakan kutipan – kutipan yang menarik dari beberapa komik. Salah satunya kutipan dari komik Peanuts yang dipakai, ketika tokoh Charlie Brown yang sangat suka selai kacang. Dia jatuh cinta terhadap seseorang dan cintanya tak terbalas. Inilah kata – kata dari Charlie Brown “Nothing takes the flavor out of peanut butter quite like unrequited love”.Dari segi cerita, buku ini terdiri atas tiga belas bab yang berupa cerita yang saling lepas. Sebagian besar cerita di buku ini adalah membahas pengamatan dan pengalamn pribadi Dika. Ada cerita cinta masa – masa puber saat SMP sampai sekarang ini, jatuh cinta diam – diam, cinta bertepuk sebelah tangan, cinta yang datang tidak disengaja, sampai di taksir sama dua cewek kembar aneh. Semuanya ditulis dengan gaya komedi dan konyol yang nggak akan yang dituliskan di buku ini tetang diri Dika sendiri, tapi yang ditulisnya adalah hal – hal aneh, konyol dan rada sedikit bego. Bahkan, disini diungkapkan tentang saran seorang temannya, agar Dika menulis sesuatu yang serius karena dia mampu untuk itu. Bener juga sih, untuk apa nulis sesuatu tentang kebodohan diri sendiri? Namun, yang berhasil Dika lakukan disini adalah meramu semua itu menjadi sesuata yang lucu dan bisa ditertawakan rame – rame. Yang akhirnya kita bisa berkaca dari pengalaman Dika untuk bisa menjadi lebih ke tiga belas bab di buku ini saya peresensi memilih beberapa bab yang cukup menarik untuk di review kutip dalam resensi ini, salah satu judulnya Pertemuan Terakhir dengan Ina Juga Resensi Novel Cinta Brontosaurus Karya Raditya DikaCerita ini berawal saat Dika bercerita tentang pertemuannya dengan seorang cewek yang pernah ditaksirnya pada masa SMA, namanya Ina. Setelah sebelumnya sukses mengajak jalan cewek ini diceritakan di bab Pertemuan Pertama dengan Ina Mangunkusumo, kebiasaan itu terus berlanjut tanpa ada kesan – kesan berarti bagi pun berpisah karena Dika harus kuliah di Adelaide. Sampai kemudian mereka bertemu kembali. Pada pertemuan mereka kemudian, Ina sudah bekerja di sebuah Event Organizer dan Dika telah menjadi penulis. Mereka melakukan pertemuan seperti kesempatan itu, Ina curhat dengan Dika tentang Anto, cowok yang selalu diceritakan Ina ke Dika pada masa SMA dulu dan Ina ternyata masih menyimpan perasaan kepada Anto. Sampai akhirnya Anto bilang ke Ina kalau dia sudah punya pacar, saat itu Ina mulai sadar akan di pertemuan ini Dika ingin memberi tau Ina kalau dia lagi membuat buku baru, yaitu Marmut Merah Jambu yang akan ada bab tentang perasaan cintanya tak terbalas pada Ina yang nggak pernah tau. Saat itu, Dika dibilang berada dalam keadaan bingung untuk mengambil keputusan bagaimana caranya untuk memberi tau Dika mangatakannya juga pada Ina. Tapi sebelum selesai bercerita……Di salah satu bab buku ini ada cerita tentang cewek yang gak pernah bisa gue dapetin.’ Ina menaikkan alisnya, mulutnya kebuka setengah, lalu dia ketawa sekenceng – kencengnya, HAHAHAHAH! Cinta tak terbalas? Serius? Lo ngapain peke nulis gituan segala sih?’Muka Ina berubah jadi merah. Seolah – olah dia baru diceburkan ke dalam kuali. Sedangkan muka gue juga berubah jadi merah. Solah – olah gue ikutan nyebur dalam kuali, belepotan minta tolong.“Bukan sama gue kan? Hahahahahah!” Ina ngomong ngasal.“Eeeeeeerrr yah bukan, masa sama elo, bukan, iya lah bukan, hahahahah bukan hahahahah, gak segitunya, ge’er lo!” gue mulai meracau. Kampret……Ina menghela napasnya. Dia berkata, Lo tau gak sih. Menurut gue pemikiran yang bilang, “kita hanya bisa sempurna jika ketemu dengan soulmate kita” itu pemikiran yang jahat banget.’Maksudnya?’Gini lho,’ kata Ina. Sekarang dia melihat ke mata gue tajam. Kenapa kita baru bisa dibilang komplit dengan kehadiran orang lain itu? Kenapa gak dengan kehadiran sebuah barang, atau…atau hobi, baru kita dibilang komplit? Kenapa harus dihubungkan dengan orang lain? Kenapa kesempurnaan hidup kita, sebagai manusia, harus ditandai bahwa kita udah bisa ketemu dengan soulmate kita?’Bener juga sih… Bagaimana dengan para jomblo abadi, yang mungkin mati sendirian? Bagaimana dengan orang yang memilih untuk tidak pernah mencintai orang lain? Atau, ini yang paling parah bagaimana dengan orang yang cintanya selalu bertepuk sebelah tangan?Unrequited love cinta tak terbalas, adalah hal yang paling bisa bikin kita ngis tanah. Untuk tau kalau cinta kita tak terbalas, rasanya seperti bahwa kita tidak pantas untuk mendapatkan orang tersebut. Rasanya, seperti diingatkan bahwa kita, memang tidak sempurna, atau setidaknya tidak cukup sempurna untuk orang berakhir dengan memberikan kita sesuatu momen perenungan yang intinya tentang keberadaan seseorang yang takkan bisa kita lupakan sepenuhnya. Orang yang, mengutip Charlie Brown yang sangat suka selai kacang dari komik Peanuts menghilangkan rasa selai kacang Dari lidah kita. Buat Dika, Ina adalah orang yang menghilangkan rasa selai kacang di awalnya Dika ingin membocorkan rahasia isi bukunya, pada pertemuan itu pula Dika mengurungkan niatnya sampai akhirnya buku ini terbit. Itulah hal ter-manis yang Dika bab yang akan di review kutip dalam resensi ini yaitu bab terakhir yang menjadi favorit saya peresensi. Di bagian bab Marmut Merah Jambu inilah kita bisa melihat sisi aslinya sang penulis Raditya Dika.….Dia melihat gue dan bilang dengan sungguh – sungguh, Kita bakalan kayak gini terus, kan?’Aku pengen kita begini terus,’ kata gue, sambil mempererat genggaman itu gue sadar, inilah apa yang coba gue Dika coba tulis di buku Marmut Merah Jambu ini tentang bagaimana manusia pacaran, tentang manusia jatuh cinta, tentang gue jatuh cinta. Dari mulai bagaimana jatuh cinta diam – diam, sampai naksir via chatting. Dari mulai susahnya mutusin cwek, sampai ditaksir sama cewek aneh. Dari mulai kita nembak cewe, sampai akhirnya membuat janji seperti lazimnya orang pacaran lainnya, seperti kita bakalan kayak gini terus. Janji yang terkadang gak bisa memulai buku ini dengan berusaha memahami apa itu cinta melalui introspeksi ke dalam pengalaman – pengalaman Dika sendiri. Dan di halaman terakhir Marmut Merah Jambu ini, Dika merasa… tetap tidak mengerti, sama seperti Dika memulai halaman – alih seperti belalang, Dika merasa seperti seekor marmut merah jambu yang terus – menerus jatuh cinta, loncat dari satu relationship hubungan ke relationship yang lainnya, mencoba terus berlari di dalam roda bernama cinta, seolah – olah maju, tapi tidak… karena sebenarnya jalan di tempat. Seperti marmut yang tidak tau kapan harus berhenti berlari di roda yang yang bisa pembaca ambil maknanya dari buku ini adalah bagaimana kita bisa berkaca dari pengalamannya Dika untuk bisa jadi lebih baik, bagaiman kita bisa menertawakan dan have fun dengan kesalahan / kekeliruan / kekurangan yang kita miliki. Bukan berarti kita tidak tau diri dan tidak punya malu. Hanya saja, ketika kita tak sengaja membuat kesalahn, kita jangan terlalu terpekur, tertegun dan merenungi nasib hingga hal tersebut dapat dijadikan pengalaman untuk lebih baik, tidak perlu sembunyi akan kesalahan tersebut, bahkan kita dapat mengungkapkannya lewat sebuah cerita yang di tulis di blog yang akhirnya tak disangka bisa dijadikan novel seperti Raditya Dika. Tentu saja dengan tujuan agar kita bisa lebih baik dari waktu yang akan lain yang bisa pembaca ambil juga adalah, tentang kekompakan dan curahan kasih sayang sebuah keluarga. Yang ternyata Dika sangat perhatian dengan adik – adiknya bahkan kucing peliharaan keluarganya dibuatkan tokoh utama di salah satu bab dimana sang kucing dimanusiakan’.Disini juga diceritakan sang mama yang sangat khawatir dengan sunatan Edgar adik bungsu dika berharap segalanya berjalan lancar diceritakan di bab Balada Sunatan Edgar. Lalu tentang royalty buku – buku Dika yang diperuntukan adik – adiknya. Cerita tentang ayahnya yang sepertinya cuek tapi ternyata perhatian pada Dika dengan ngasih bingkisan lewat orang suruhan ayahnya di detik – detik terakhir di bandara ketika Dika mau shooting di Oz diceritakan di bab Catatan Si Pemeran Utama dengan Muka Kayak FiguranAda juga cerita tentang sebuah perjuangan dan konsistensi. Di bab yang bejudul Catatan Si Pemeran Utama dengan Muka Kayak Figuran ini, diungkapkan mengenai proses pembuatan buku kambing jantan hingga menjadi sebuah film. Awalnya Dika ditawari sebuag PH ternama yang bukan merupakan PH yang akhirnya menjadikan film kambing jantan terwujud. Sampai akhirnya, Dika bertemu dengan produser yang benar – bener mewujudkan terealisasikannya film kambing Jantan walau dalam waktu yang cukup panjang dari dibukukannya Kambing Marmut Merah Jambu ini ditulis dengan bahasa sehari – hari Dika atau bahasa khas gaul anak Jakarta. Disini kemampuan Dika meramu kata – kata yang tak biasa dan menjadikannya humor telah jauh berkembang. Buku ini seperti ditulis dengan pertimbangan yang lama dan panjang untuk setiap kata – kata dan kalimat – kalimatnya. Dan yang paling luar biasa dari karya Dika adalah kata – kata kontemplatif yang ditulisnya disetiap sukses membuat perasaan pembaca menjadi bercampur aduk, dalam buku ini Dika membedahnya cukup baik dengan menembak dengan mengena pada bagian – bagian tertentu yang bisa membuat pembaca termenung sejenak, mengingat hidup mereka, kemudian bisa jadi berakhir dengan senyuman bahagia atau senyuman yang tak bisa digambarkan dengan kata – kata, tertawa terbahak – bahak samapai teriris Juga Resensi Novel Laskar PelangiKelebihan dan KekuranganDilihat dari fisiknya, buku ini lebih tebal, dan lebih berbobot. Cover depannya memiliki warna yang lebih terang dan cerah. Kertas yang digunakan juga mempunyai kualitas yang bagus. Terdapat pula pembatas buku yang pada cetakan pertama berbentuk kaos dan cetakan kedua berbentuk buku tentu mempunyai kekurangan dan kelebihan. Tak terkecuali buku ini. Saying sekali, ada beberapa kalimat yang tidak lengkap atau hilang pada beberapa bab yang mungkin akibat kesalahan pada bagian editing. Contohnya pada bab Pertemuan Pertama dengan Ina Mangunkusumo, ada paragraph yang tidak selesai dan sehingga membuat pembaca agak bingung dengan missing scene humor yang berbeda dari Dika ketimbang di buku sebelumnya juga mempengaruhi pembaca. Karena humor yang ada di sini bisa dikatakan lebih halus. Sulit sebenarnya mengatakan apa itu kelebihan atau kekurangan, karena itu sebenarnya masalah selera pembacaada yang mengatakan bahwa Marmut Merah Jambu lebih lucu, tapi ada juga yang mengatakan kurang. Tapi menurut saya peresensi, sejauh ini buku yang di tulis Dika tetap memberikan hal yang bagus dan Juga Resensi Novel 5 Cm
Jumlah Halaman : 152. ISBN : 979-780-056-8. TUJUAN BUKU. Novel Cinta Brontosaurus merupakan sebuah kumpulan cerita pendek jenaka dari diary seorang yang bernama Raditya Dika. Dalam novel ini banyak kejadian lucu yang dapat membuat pembaca tertawa dan ingin melanjutkan ke cerita selanjutnya. Dapat dikatakan, novel ini diambil dari kisah nyata
Resensi novel Marmut Merah Jambu karya Raditya Dika memuat identitas novel, sinopsis, unsur ekstrinsik dan intrinsik, kelebihan dan kekurangan, serta pesan moral yang terkandung di dalamnya. Ingin tahu lebih detail tentang novel Marmut Merah Jambu? Yuk, baca artikel ini sampai selesai. Identitas Novel Marmut Merah Jambu Judul NovelMarmut Merah JambuPenulisRaditya DikaJumlah halaman222 HalamanUkuran buku13 cm x 20 smPenerbitBukuneKategoriKomediTahun Terbit2010Harga novelRp. Buku novel Marmut Merah Jambu karya Raditya Dika mempunyai jumlah halaman 222, berukuran 13 cm x 20 cm, penerbit Bukune, berkategori komedi, tahun terbit 2010, dan kini harga novelnya yaitu Rp. Sinopsis Buku Novel Marmut Merah Jambu Suatu ketika Dika mengunjungi rumah Anjani Dina, ia adalah cinta pertamanya saat sekolah di bangku SMA. Saat berkunjung ke rumah Anjani, Dika membawa kerajinan tangan berupa seribu burung bangau dari kertas origami di tangan kanannya. Sedangkan, di tangan kirinya Dika juga membawakan undangan pernikahan Anjani. Saat itu, kedatangannya diteima dengan baik oleh Bapak Anjani. Hanya saja, beliau sedikit curiga bahwa Dika ingin menggagalkan pernikahan anaknya. Tetapi, Dika menjelaskan bahwa tujuannya ke rumah Anjani bukan untuk merusak acara pernikahan. Dika menceritakan kepada Bapak Anjani, dahulu saat SMA memang ia jatuh cinta secara diam-diam kepada Anjani. Hingga Dika dan dua sahabatnya yaitu Bertus dan Cindy membuat grup tiga sekawan yang sering melakukan tindakan penyelidikan atau detektif. Tetapi, tiga sekawan ini mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah yang cukup sulit yaitu permasalahan grafiti tembok sekolah. Terdapat tulisan grafiti yang dianggap sebagai bentuk ancaman kepada Kepala Sekolah. Selama bertahun-tahun sampai lulus sekolah, Dika masih penasaran dengan gambar tersebut. Ternyata grafiti itu bukanlah gambar seorang iblis. Tetapi, merupakan gambar marmut yang bentuknya mirip seperti handuk yang diberikan oelh Cindy. Kasus grafity pertama kali juga disampaikan oleh Cindy, Dika dan Bertus yang meneliti gambar tersebut dengan memahami per dua kata. Ternyata setelah ditelusuri grafiti tersebut dibuat oleh Cindy sebagai surat cinta. Menurutnya cinta itu seperti marmut merah jambu yang berlarian kesana kemari tanpa berhenti. Unsur Intrinsik Novel Marmut Merah Jambu Adapun unsur intrinsik novel Marmut Merah Jambu yang harus kamu ketahui, yaitu 1. Tema Dalam novel Marmut Merah Jambu memuat tema percintaan. Terlihat dari seluruh bab dalam novel yang menceritakan kisah cintanya yang tak pernah berhasil. Kisah cintanya dimulai dari indahnya PDKT, cinta diam-diam, sampai cinta yang ditolak mentah-mentah. 2. Tokoh Adapun tokoh-tokoh yang terdapat dalam novel Merah Jambu, yaitu Dika, orangnya ceria dan peduli tetapi pesimis. Aldi, seorang pria yang gigih. Bertus, pria yang peduli. Christoper, orangnya baik dan percaya diri. Anjani, orangnya gengsian dan suka mengejek. Cindy, orangnya jujur. 3. Latar Tempat Latar tempat novel Marmut Merah Jambu berada di SMP, SMA, Rumah Dika, Rumah Ina, Kampus, Ancol, dan RS Pertamina. 4. Latar Waktu Latar waktu dalam novel Marmut Merah Jambu yaitu pagi, siang, dan malam hari. 5. Sudut Pandang Sudut pandang dalam novel Marmut Merah Jambu yaitu menggunakan sudut pandang orang pertama. 6. Gaya Bahasa Gaya bahasa dalam novel Marmut Merah Jambu menggunakan bahasa sehari-hari yang mudah dipahami. 7. Pesan atau Amanat Tidak baik meratapi nasib hingga kita sampai merasa stress, bahkan despresi. 8. Alur Alur dalam novel Marmut Merah Jambu yaitu menggunakan alur maju dan mundur campuran Unsur Ekstrinsik Novel Marmut Merah Jambu Adapun unsur ekstrinsik novel Marmut Merah Jambu, yaitu 1. Nilai Sosial Adanya penggambaran nilai sosial dari tim tiga sekawan yang selalu membantu teman-temannya saat kesusahan. 2. Nilai Budaya Terdapat pula nilai budaya dalam novel yang menceritakan tradisi di rumah seorang tokoh Indira yang tak mengenal acara ulangtahun. 3. Nilai Kemanusiaan Adanya penggambaran nilai kemanusiaan yang memperlakukan hewan peliharaan kucing, seperti manusia. 4. Nilai Pendidikan Saat menjadi seorang pelajar, kita tidak hanya diberikan pembelajaran tentang pengetahuan. Tetapi, juga penanaman karakter yang baik. 5. Nilai Moral Kejujuran tokoh Cindy mengakui pembuatan grafity di tembok sekolah sebagai bentuk surat cinta merupakan salah satu bentuk sikap positif. Kelebihan Novel Marmut Merah Jambu Kelebihan novel Marmut Merah Jambu yang pertama yaitu terlihat dari cover bukunya yang bagus dan menarik. Banyaknya penggunaan bahasa komedi yang membuat cerita dalam novel menjadi tidak monoton. Dengan demikian maka pembaca akan semakin tertarik untuk membaca cerita dalam novel sampai selesai. Tidak hanya menceritakan tentang kehidupan percintaan, tetapi juga tentang kehidupan keluarga dengan anak remaja. Dimana, peran orangtua sangat penting untuk mendekati anak-anaknya saat berusia remaja. Kekurangan Novel Marmut Merah Jambu Kekurangan yang paling mendasar dalam novel Marmut Merah Jambu yaitu adanya penggunaan pilihan kata yang vulgar. Dengan penggunaan kata-kata tersebut maka novel ini kurang tepat apabila dibaca oleh anak-anak remaja. Pesan Moral Novel Marmut Merah Jambu Pesan moral yang terdapat dalam novel Marmut Merah Jambu yaitu pentingnya untuk bersikap bersyukur, tidak perlu meratapi nasib kehidupan yang seringkali tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Dengan meratapi nasib secara terus menerus justru akan membuat kita menjadi terlalu banyak pikiran atau merasa depresi. Terus semangat menghadapi kehidupan, meskipun tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan.
Marmut Merah Jambu. Raditya Dika. Bukune, Jan 1, 2010 - Fiction - 228 pages. Momennya lagi pas banget, pikir gue. Seperti yang Ara tadi anjurkan lewat telepon, ini adalah saatnya gue bilang ke Ina kalau gue sangat menikmati malam ini. 'Tau gak sih, Na,' kata gue sambil menyetir, memberanikan diri untuk bicara. 'Gue seneng banget hari
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. CINTA YANG KONYOLJudul Buku Marmut Merah JambuGenre Buku Nonfiksi-KomediPengarang Raditya DikaPenerbit BukuneTahun Terbit Jakarta,1 Juni 2010Tebal Buku 222 halaman, 13 x 20 cml;Harga Buku • PENDAHULUANRaditya Dika lahir di Jakarta 28 Desember 1984. Adalah seorang comikastand up comedy dan juga penulis yang telah terkenal dengan buku – bukunya yang bertemakan komedi, buku-buku sebelumnya yaitu Kambing Jantan, Cinta Brontosaurus, Radikus Makankaskus, dan Babi Nesot. Radit memperkenalkan buku kelimanya yang berjudul “Marmut Merah Jambu” buku yang telah difilmkan ini mengisahkan tentang bagaimana manusia pacaran, tentang manusia jatuh cinta, tentang penulis yang sedang jatuh cinta, bagaimana jatuh cinta dengan diam-diam, suka dengan orang lewat dunia maya atau lewat chatting, susahnya mutusin cewek, samapai ditaksir sama cewek. Dalam novel ini tidak seperti biasanya Radit menceritakan cerita komedi yang memang biasanya diceritakan dalam buku-buku sebelumnya. Berbeda dengan buku sebelumnya dalam buku “MARMUT MERAH JAMBU” ini Radit memang lebih fokus menceritakan tentang cinta tetapi dicampur unsur komedi yang memang dalam buku ini Radit juga menyelipkan beberapa kisah ini secara keseluruhan cukup menarik, terutama penulis menceritakan tentang cinta diam-diam yang menggambarkan bagaimana seseorang mencintai seseorang tetapi takut untuk mengungkapkannya, karena hal tersebut pasti pernah dirasakan oleh hampir semua orang.• ISI RESENSIMarmut Merah Jambu adalah buku ke lima dari Raditya Dika yang telah resmi diterbitkan pada juni 2010. Sebagian besar dari 13 judul yang ada pada buku ini adalah kisah percintaan yang bertepuk sebelah tangan. Hampir semua cerita yang ada di dalam nya adalah pengalaman Radit atau pun dari orang terdekat Radit. Kisah cinta yang bermula dari SD sampai buku ini Radit menceritakan kisah cintanya mulai dari cinta diam-diam, indahnya PDKT, sampai ditolak mentah-mentah. Buku ini keseluruhan sangat menarik dibaca karena sesuai dengan kehidupan sehari-hari seperti cinta diam-diam karena takut mengungkapkan isi hatinya. Keahlian Radit dalam mengolah kata dan sebagian curahan dari teman-temannya menjadi salah satu isi dalam buku ini bahkan mulai dari perhatian orang tuanya, adiknyaEdgar, bahkan sampai kucing peliharaan keluarganya yang dibuat tokoh utama disalah satu bab dimana sang kucing bahasa yang digunakan juga sangat baik membuat pembacanya seperti benar benar menyaksikan langsung kejadian-kejadian yang ada pada buku ini. Apalagi pada waktu Radit mau berangkat untuk shoting film Kambing Jantan . Pada waktu itu ada luar bandara dan tiba-tiba ada nomor tidak dikenal menelfon dan ternyata orang suruhan ayahnyaBang, aku ada titipan dari Bapak; katanya di telepon.Udah mau boarding belom, Bang?’Belom, ini lagi diluar, belom masuk. Kenapa? Tanya gue.Ada titipan dari Bapak! Jangan masuk kedalem dulu, Bang! Tunggu!Sepuluh menit menunggu akhirnya seseorang datang dan memberikan plastik hitam. Apa ini? Celana dalem baru, Bang,’ katanya orang itu, kalem. Gubrak. Celana dalem baru. Bokap gue mitip pesan ke gue agar selalu mengganti celan dalam supaya sehat selalu di ini mengambarkan betapa cintanya Ayahnya kepada Radit agar sehat selalu dengan kemasan yang lucu dan mengharukan. KEUNGGULANBahasa yang digunakan adalah bahasa sehaari-hari dan mudah dipahami pembaca karena sebagian besar pembacanya adalah remaja. Isi bukunya juga sesuai dengan kehidupan remaja masa kini. KEKURANGANAdanya kalimat dan paragraf yang tidak lengkap sehingga pembaca karus membavanya dengan berulang-ulang agar bisa memahami isi nya. KERANGKA PER-BAB1. Orang yang Jatuh Cinta Diam-diamPada bab ini Radit menceritakan tentang dirinya dan teman sekelasnya Aldi yang diam-diam suka pada cewek lain kelas. Pada waktu SMP kelas Misteri Surat Cinta Ketua OsisPada bab ini menceritakan tentang Detektif Tiga Sekawaan yang beranggotakan Radit,Bayu,dan Wahyu yang menyelidiki kisah cinta ketua osis Mario dengan Dora. 3. Balada Sunatan EdgarCerita tentang sunatan adiknya Edgar yang menurut Radit sunatan tersebut sangatlah alay dan melebih-lebihkan, meskipun demikian Radit sangatlah sayang pada Pertemuan Pertama Dengan Ina MangunkusumoKisah cinta Radit yang bertepuk sebelah tangan yang membuat Radit trauma jatuh Pertemuan Terakhir Dengan Ina MangunkusumoKencan terakhir Radit dengan Ina di sebuah tempat makan bubur, karena Radit akan kuliah di Adelaice Panduan Menghadapi Cewek Sehari-hariRadit memberikam cara menghadapi cewek dengan baik dan benar meskipun tetap dengan Surat Kepada Menteri PerdaganganRadit menulis surat kepada menteri perdagangan karena harga tahu dan tempe Catatan Si Pemeran Utama Dengan Muka Kaya FiguranDalam bab ini radit menceritakan tentang ayahya yang selalu ada meskipun orangnya tidak ada9. How I Meet You, Not Your MotherCerita cinta Radit mulai dari PDKT sampai pacaran yang setidaknya berjalan dengan Buku Harian AlfaCerita tentang kucing yang mengangap dirinya sebagai manusia yang mempunyai keinginan seperti Cinta Diatas Sepotong ChattingKisah cinta yang romantis dan konyol tetapi hanya lewat dunia maya atau Dabel TrabelRadit menceritakan tentang dirinya yang tidak bisa melupakan cewek yang dia suka hanya dalam hitungan Marmut Merah JambuRadit mencetitakan tentang kisah cintanya yang indahnya di Toologa Zoo Park di keseluruhan buku ini menggunakan bahasa yang mudah dimengerti karena sesuai dengan bahasa sehari-hari sehingga mudah dimengerti oleh kalangan remaja karena sebagian besar pembacanya adalah kalangan anak-anak dalam buku ini tidak ada kesalan cetak karena selama saya membaca buku ini saya tidak menemukan kesalahan cetak, halaman kurang, dan halaman saya buku ini sangat cocok untuk anak remaja senang akan bacaan komedi, karena sebagian besar buku ini merupakan lelucon. Selain itu buku ini juga menceritakan kisah cinta sang penulis dan bisa membuat pembaca menjadi tertarik dengan buku ini dengan bahasa yang mudah dipahami karena mengunakan bahasa sehari-hari itu menjadi keunggulannya. Selain itu harganya yang terjangkau dengan saku pelajar. Lihat Lyfe Selengkapnya Resensinovel "Marmut Merah Jambu" by Raditya Dika Diposting oleh Karen Tania Puspaningrum di 06.32 Dari segi cerita sih dari 13 chapter cerita yang ada, Radit memang banyak membahas masalah cinta, ada juga tulisan dia yang udah pernah dimuat di blognya, tapi kayaknya cuma 1 chapter deh.. yang lain banyak membicarakan kisah cintanya raditya Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Raditya Dika lahir di Jakarta 28 Desember 1984. Adalah seorang comika stand-up comedy dan juga penulis yang telah terkenal dengan buku - bukunya yang bertemakan komedi, buku-buku sebelumnya yaitu Kambing Jantan, Cinta Brontosaurus, Radikus Makankaskus, dan Babi Nesot. Radit memperkenalkan buku kelimanya yang berjudul "Marmut Merah Jambu" buku yang telah difilmkan ini mengisahkan tentang bagaimana manusia pacaran, tentang manusia jatuh cinta, tentang penulis yang sedang jatuh cinta, bagaimana jatuh cinta dengan diam-diam, suka dengan orang lewat dunia maya atau lewat chatting, susahnya mutusin cewek, samapai ditaksir sama novel ini tidak seperti biasanya Radit menceritakan cerita komedi yang memang biasanya diceritakan dalam buku-buku sebelumnya. Berbeda dengan buku sebelumnya dalam buku "MARMUT MERAH JAMBU" ini Radit memang lebih fokus menceritakan tentang cinta tetapi dicampur unsur komedi yang memang dalam buku ini Radit juga menyelipkan beberapa kisah keluarganya. Buku ini secara keseluruhan cukup menarik, terutama penulis menceritakan tentang cinta diam-diam yang menggambarkan bagaimana seseorang mencintai seseorang tetapi takut untuk mengungkapkannya, karena hal tersebut pasti pernah dirasakan oleh hampir semua Merah Jambu adalah buku ke lima dari Raditya Dika yang telah resmi diterbitkan pada juni 2010. Sebagian besar dari 13 judul yang ada pada buku ini adalah kisah percintaan yang bertepuk sebelah tangan. Hampir semua cerita yang ada di dalam nya adalah pengalaman Radit atau pun dari orang terdekat Radit. Kisah cinta yang bermula dari SD sampai kuliah. Selain bertemakan soal Cinta, komedi yang ditampilkan juga memang bener-bener beda. Tapi tetap saja, kekonyolan-kekonyolan si Radit masih tetap dipertahankan. Judul "Marmut Merah Jambu" sendiri mengisahkan tentang bagaimana manusia pacaran, tentang manusia jatuh cinta, tentang penulis yang sedang jatuh cinta. Dari mulai bagaimana jatuh cinta dengan diam-diam, sampai suka dengan orang lewat dunia maya atau lewat chatting. Dan dari mulai susahnya mutusin cewek, samapai ditaksir sama cewe aneh. "Orang yang jatuh diam-diam hanya bisa, seperti yang mereka selalu lakukan, jatuh cinta sendirian."halaman 15Dalam buku ini Radit menceritakan kisah cintanya mulai dari cinta diam-diam, indahnya PDKT, sampai ditolak mentah-mentah. Buku ini keseluruhan sangat menarik dibaca karena sesuai dengan kehidupan sehari-hari seperti cinta diam-diam karena takut mengungkapkan isi Novel ini juga menggunakan latar tempat, lebih tepatnya daerah Jakarta Selatan sering dituliskan di novel ini seperti Kemang, Pondok Indah Mall, McD, dan lain sebagainya, dikarenakan tempat tinggal Radit yang berada di Jakarta Selatan tepatnya di Cikatomas, Kebayoran. Walaupun tempat tinggal Radit memang tidak disebutkan dalam novel ini. Novel ini juga lebih menceritakan tentang kehidupan sehari hari di sekolah SMA seperti di kantin dan sebagainya, Radit mengambil aspek-aspek kehidupan remaja yang pada umumnya tidak terlalu dihiraukan oleh kebanyakan orang seperti halnya novel ini yang mengambil latar tempat Kampus, Rumah Aldi, Rumah Ina,Ancol, dan RS Pertamina. "Di dalam kelas 2 SMP Tarakanita ini, gue bahkan belom membuka ayam goreng yang gue beli di kantin. halaman 18."gueDika kuliah di Adelide University, dan diaIna kuliah di Unversitas Indonesia"halaman 87"dia terburu-buru, dan gue juga baru terjebak macet di dalam Ancol"halaman 152 1 2 3 4 Lihat Lyfe Selengkapnya RESENSI NOVEL Marmut Merah Jambu Tanpa Identitas. Dania Novitasari. 11 Novel Yang PAS Banget Buat Kamu Yang Lagi GALAU. 11 Novel Yang PAS Banget Buat Kamu Yang Lagi GALAU. Rida Naibaho. Resensi Hilmy Tri Saputra 16 XI MIPA 2. Resensi Hilmy Tri Saputra 16 XI MIPA 2. Bwah bwwwahh. Kritik Novel.
IDENTITAS BUKU Judul Buku Marmut Merah Jambu Genre Buku Nonfiksi – Komedi Penulis Raditya Dika Nasution Penerbit Bukuné Tempat Terbit Jakarta Tanggal Terbit 1 Juni 2010 Tebal Buku 222 hlm ; 13×20 cm Harga Buku Rp KEPENGARANGAN Raditya Dika dalam karyanya “Marmut Merah Jambu” novel yang hanya memiliki tebal buku 218 halaman. Kalo dilihat sepintas, buku ini memang buku yang paling tebel bila dibandingkan dengan buku-buku sebelumnya yang telah terbit, yakni Kambing Jantan; Cinta Brontosaurus, Radikus Makan Kakus, dan Babi Ngesot. Novel ini memang sangat cocok untuk dibaca oleh anak-anak muda jaman sekarang apa lagi untuk anak-anak yang suka menggunakan kata-kata yang lebay. Pada awal saya membeli buku ini saya bingung, buku ini sejenis novel, apa sejenis cerpen, kenapa…..? karena setelah saya membacanya dari judul satu kejudul yang lainnya sangat berbeda tidak terdapat klimaks pada satu judul itu. Pada awal tulisan radith mengatakan bahwa bukunya kali ini memang sedikit berbeda bila dibandingkan dengan buku-bukunya yang sebelumnya. Selain bertemakan soal Cinta, komedi yang ditampilkan juga memang bener-bener beda. Tapi tetep, kekonyolan-kekonyolan si Radit masih tetap dipertahankan. Judul “Marmut Merah Jambu” sendiri mengisahkan tentang bagaimana manusia pacaran, tentang manusia jatuh cinta, tentang penulis yang sedang jatuh cinta. Dari mulai bagaimana jatuh cinta dengan diam-diam, sampai suka dengan orang lewat dunia maya atau lewat chatting. Dan dari mulai susahnya mutusin cewek, samapai ditaksir sama cewe aneh. Tokoh utama yang ada pada novel ini adalah radit sendiri atau sering di sebut dengan Mutun” muka kartun”. Radith sering mengambil atau menulis judul dibuku-bukunya mengenai hewan kenpa…? karena ia berpikir kalo hewan itu sangat romantis terhadap pasangannya dan setia sampai mati. Radith juga sering memberikan contoh hewan yang romantis salah satu contohnya yaitu hewan “belalang sembah” walaupun belalang jantan tahu setelah kawin kepalanya akan dimakan oleh belalang betina tapi dia tetap melanjutkan pengorbanan cintanya itu, karena cinta itu perlu pengorbanan dan yang satu lagi hewan”burung lovebirds” burung ini sangat setia pada pasangannya walaupun sijantan telah mati dia tidak pernah mencari penggantinya lagi. Untuk judul novel ini sediri ia ambil dari sekor marmut merah jambu karena marmut itu sering loncat-loncat tidak tahu ingin kemana, apalagi kalo dia berada didalam roda dia pasti terus berlari tanpa ia tak tahu kapan ia harus berhenti. Sama halnya dengan kisah cinta yang dialami oleh penulis, entah berapa kali penulis jatuh cinta, loncat dari satu hati kehati yang lainnya, mencoba berlari dan berlari di dalam roda bernama cinta. Penulis ini sangat pandai dalam menggunakan kata-katanya atau gaya bahasa dan penggunaan kata yang digunakan Radith juga sangat mengena, walapun kata-katanya banyak slenge-an tetapi dia tahu bahwa kata-kata yang slenge-an itu kata-kata yang mudah untuk dipahami oleh pembaca apa lagi anak-anak muda jaman sekarang. Aspek Emotif itu sendiri adalah berusaha menemukan unsur-unsur yang mengajak pada emosi atau perasaan pembaca. Dan hebatnya juga penulis bisa membuat pembacanya seperti benar-banar diajak menyaksikan atau melihat secara langsung adegan-adegan yang ada di buku ini. Dalam novel ini menceritakan tentang cinta, berbeda dengan buku-buku sebelumnya yang selalu bertema komedi dan kekonyolannya si pengarang. Tapi bukan berarti di buku ini terus menerus menceritakan kesedihan atau sampai mengeluarkan air mata. Buku ini secara keseluruhan cukup menarik, dan pembahasan tentang cintanya menurut saya sampai kepada pembaca, terutama orang yang jatuh cinta diam-diam yang menggambarkan bagaimana seseorang yang mencintai seseorang tapi takut untuk mengungkapkannya, karena hal tersebut pasti pernah dirasakan oleh hampir semua orang. Alurnya juga mudah untuk diikuti. Saya bahkan ikut merasakan bagaimana rasanya cinta kepada seseorang dengan diam-diam, sama halnya dengan radith yang cintanya bertepuk sebelah tangan, radith yang memilih untuk merelakan orang yang dicintainya dan hanya bisa berdoa semoga orang itu dapat yang terbaik dari pada dirinya. Radit bukan hanya menceritakan tentang masalah percintaan tapi ada juga yang mengenai masalah kekeluargaan. Seperti halnya dia bisa memperhatikan pada saat adik kesayangannya akan disunat yaitu edgar, walaupun dia sering dihantui dengan kecemasan mamahnya dengan sunatan edgar. Tapi dengan sabar mutunpun terus menasehati edgar agar tetap semangat untuk disunat. Hikmah yang bisa saya ambil tentang kekompakan dan curahan kasih sayang sebuah keluarga. Walau sang tokoh sangat slenge-an, cuek tak memperdulikan sekelilingnya tapi dia juga sangat perhatian dengan adik-adiknya bahkan sampe-sampe sang kucing di bikin tokoh utama di bagian terakhir, bahkan yang tidak masuk diakal menyamakan sekor binatang yaitu kucing dengan manusia. Lagi-lagi semuanya dikemas dengan komedi hiperbola. SINOPSIS Marmut Merah Jambu Marmut merah jamu adalah buku kelima dari Raditya Dika yang akan resmi ada di toko buku seluruh indonesia pada tanggal 1 juni nanti. Gue udah baca bukunya karena ada fasilitas pre-order dari penerbit. Untuk semua buku pre-order mendapat bonus tanda tangan dari Radith yang bikin gue bacanya hati-hati banget lebay mode on Jika kalian berekspetasi untuk bisa tertawa ngakak dengan perut kaku sampai guling-guling, hal itu tidak akan kalian dapatkan, karena 13 chapter dalam buku ini secara garis besar membahas tentang cinta, walau ada beberapa chapter dengan tema lain. Semua tentang cinta, mulai dari indahnya saat-saat PDKT , cinta yang diam-diam, saat cinta ditolak, bahkan ada juga chapter tentang naksir seorang teman chatting dalam chapter Cinta diatas Sepotong Chatting Buku ini secara keseluruhan cukup menarik, dan pembahasan tentang cintanya menurut gue mengena banget, especially orang yang jatuh cinta diam-diam yang menggambarkan gimana seseorang yang mencintai seseorang tapi takut untuk mengungkapkannya. Yang mungkin hal tersebut pernah dirasakan oleh hampir semua orang. Gaya bahasa dan penggunaan kata yang digunakan Radith juga sangat mengena, membuat pembacanya seperti benar-banar menyaksikan langsung adegan-adegan yang ada di buku. Alurnya mudah diikuti. Gue bahkan ikut merasakan gimana rasanya patah hati waktu gue baca cerita tentang radith yang cintanya bertepuk sebelah tangan, Radith yang memilih untuk merelakan orang yang dicintainya dan Cuma bisa berdoa semoga orang itu dapat yang terbaik. yang kedua pernah gue alami.Momennya lagi pas banget, pikir gue. Seperti yang Ara tadi anjurkan lewat telepon, ini adalah saatnya gue bilang ke Ina kalau gue sangat menikmati malam ini. Tau gak sih, Na,’ kata gue sambil menyetir, memberanikan diri untuk bicara. Gue seneng banget hari ini.’ Seneng kenapa?’ tanya Ina. Seneng, soalnya,’ kata gue, berhenti bicara sebentar dan menengok ke kiri untuk melihat muka Ina. Gue masang muka sok ganteng. Gue natap mukanya dengan jelas, memasang mata nanar, berkata dengan sungguh-sungguh, Seneng… soalnya… hari ini akhirnya… gue bisa pergi sama-’ AWAS!!!!’ jerit Ina memecahkan suasana. BRAK! Mobil gue naik ke atas trotoar. Mobil masih melaju kencang, dan di depan ada pohon gede. Ina ngejerit, Itu pohon! ITU ADA POHON, GOBLOK!’ AAAAAAAAHHHH!’ jerit gue, kayak cewek disetrum. Lalu gue ngerem dengan kencang. Ina teriak lepas. Suasana chaos. KELEBIHAN DAN KELEMAHAN BUKU Kelebihan Berawal dari cover. Buku ini memiliki cover yang bagus dengan gambar yang menarik dan jenis kertas yang tidak mudah rusak. Warna yang digunakan juga cukup menarik perhatian pembeli. Pembahasan yang di sampaikan pengarang amat sangat menarik untuk di baca serta gaya bahasa yang digunakan pun mudah di pahami. Cerita tersebut juga merupakan pengalaman pribadi sang pengarang saat masa-masa SMP dan SMA sehingga membuat pembaca merasa terbawa dalan jalan cerita tersebut ikut merasakan pengalaman sang pengarang. Novel ini juga dapat memberi motivasi kepada para pembaca untuk menuangkan pengalaman-pengalaman pribadi mereka ke sebuah novel atau cerita. Karena novel ini banyak bercerita tentang pengalaman percintaan sang pengarang jadi buku ini layak di baca terutama pada kalangan remaja yang sedang mengalami masa-masa percintaan’ karena kita dapat mengerti dan merasakan cinta, karena cinta membutuhkan konsekuensi. Kelemahan Menurut penulis buku ini hampir tidak memiliki kelemahan. Namun, hanya ada beberapa bagian yang menurut penulis kurang menarik dan ada beberapa kata yang penulis kurang mengerti. UNSUR INSTRINSIK Dalam cerpen ini juga menggunakan latar tempat, lebih tepatnya daerah Jakarta Selatan sering dituliskan di novel ini seperti Kemang, Pondok Indah Mall, McD, dan lain sebagainya, dikarenakan tempat tinggal Radith yang berada di Jakarta Selatan tepatnya di Cikatomas, Kebayoran. Walaupun tempat tinggal Radith memang tidak disebutkan dalam cerpen ini. UNSUR EKSTRINSIK Penggunaan Bahasa Remaja KESIMPULAN Kesimpulannya mendapatkan cinta itu bukan dengan pelet atau dengan datang ke dukun terdekat, tetapi menggunakan hati dan persaan serta menyakinkan bahwa kita itu benar-benar sayang kepandanya yaitu wanita yang kita sukai atau cintai, Allah sudah mengatur jodoh para umatnya makanya kita tidak usah takut tidak kebagian pasangan karena pasangan itu akan datang dengan sendirinya kalau kitanya yang mau berusaha dan berdo’a untuk mendapatkannya. Allah membeci orang-orang yang menggunkan pelet dan pergi ke dukun untuk mendapatkan pasangannya, seakan-akan kita tidak percaya kepada Allah tidak memberikan jodoh. Yang harus di ingat untuk remaja zaman sekarang adalah mencari wanita atau pacar yang idela itu tidak ada tetapi mengidealkan seorang wanita atau pacar itu baru ada. PENUTUP Demikian yang kami paparkan mengenai resensi novel ini yang menjadi pokok bahasan dalam resensi ini, tentunya nasih banyak kekurangan dan kelemahanya Penulis banyak berharap para pembaca yang budiman dusi memberikan keritik dan saran yang membangun kepada demi ke sempurnaanya resensi ini dan penulisan resensi di kesempatan berikutnya . Semoga resensi ini berguana bagi penulis pada khususnya juga para pembaca yang budiman pada umunya.
Unsur instrinsik novel laskar pelangi dan penjelasannya. Source: graciaciar.blogspot.com. "dear nathan" karya erisca febriani "marmut merah jambu" karya raditya dika. Resensi novel dear nathan beserta unsur intrinsiknya. Source: www.academia.edu. Tentang bencana alam tanah longsor. Sinopsis novel laskar pelangi beserta unsur intrinsik. 0% found this document useful 0 votes1K views4 pagesDescriptionresensi novelCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes1K views4 pagesResensi Marmut Merah JambuJump to Page You are on page 1of 4 You're Reading a Free Preview Page 3 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Rp 60.000. SKU: 978-602-220-232-5 Category: Novel Komedi. Description. Momennya lagi pas banget, pikir gue. Seperti yang Ara tadi anjurkan lewat telepon, ini adalah saatnya gue bilang ke Ina kalau gue sangat menikmati malam ini. "Tau gak sih, Na," kata gue sambil menyetir, memberanikan diri untuk bicara. "Gue seneng banget hari ini.". 0% found this document useful 0 votes196 views4 pagesDescriptionBahasa IndonesiaOriginal TitleResensi novel Marmut Merah JambuCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes196 views4 pagesResensi Novel Marmut Merah JambuOriginal TitleResensi novel Marmut Merah JambuJump to Page You are on page 1of 4 You're Reading a Free Preview Page 3 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. DataIdentitas film Judul : Marmut Merah jambu Jenis Film: Komedi, Romantis Pro Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Resensi novel Marmut Merah JambuA. Identitas NovelJudul Buku Marmut Merah Jambu Genre Buku Nonfiksi-Komedi Pengarang Raditya DikaPenerbit BukuneCetakan ke- VTahun Terbit Jakarta, 1 Juni 2010 Tebal Buku 222 halaman, 13x20cmHarga Buku 602-8066-64-8 1 2 3 Lihat Book Selengkapnya
RESENSINOVEL " Marmut Merah Jambu " KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya serta karunianya sehingga kami dapat menyelesaikan karya tulis yang berjudul "Marmut Merah Jambu" ini dengan baik tanpa halangan.
Raditya Dika dalam karyanya Marmut Merah Jambu novel yang hanya memiliki tebal buku 218 halaman. Kalo dilihat sepintas, buku ini memang buku yang paling tebel bila dibandingkan dengan buku-buku sebelumnya yang telah terbit, yakni Kambing Jantan; Cinta Brontosaurus, Radikus Makan Kakus, dan Babi Ngesot.
\n \n resensi novel marmut merah jambu
April21st, 2018 - RESENSI NOVEL “ Marmut Merah Jambu “ Cerita ini berawal saat Dika bercerita tentang pertemuannya dengan seorang cewek yang pernah ditaksirnya pada masa SMA namanya Ina' 'RESENSI NOVEL MARMUT MERAH JAMBU April 25th, 2018 - Dari Jubair bin Muth im RA Ia berkata Rosulillah SAW pernah bersabda Hendaklah SukaTapi malu - Resensi Novel Marmut Merah Jambu. Dapatkan link; Facebook; Twitter; Pinterest; Email; Aplikasi Lainnya; November 16, 2021 Judul : Marmut Merah Jambu Pengarang : Raditya Dika Penerbit : Bukune Genre : Novel Komedi Tahun Terbit : Jakarta, 1 Juni 2010 Tebal Buku : 222 halaman SINOPSIS Buku ini merupakan buku kelima dari Raditya Resensi Novel Lovasket | Novel cinta novelnya anak remaja, yang penuh kisah cinta dan romantisme di sekolah, kisah cinta karena persabahatan, dan berbagai romantisme pacaran lainnya. Tapi novel lovasket ini berbeda. Resensi Novel Marmut Merah Jambu; Resensi Novel Lovasket; Total Pageviews. Jam. Pontianak: Cari Blog Ini. Network Sites. Adzra 9Sa6f.