RESENSI "Origami Hati". Novel origami hati ini bertema tentang kehidupan percintaan. Didalamnya akan ditemukan kisah kisah perjuangan tentang tokohnya. Didalam novel ini dikisahkan seorang wanita bernama Aruna yang mengalami patah hati setelah diputuskan oleh pacarnya Haga, Haga mengkhianati cinta Aruna, setelah diputuskan oleh Haga, Aruna
0% found this document useful 0 votes0 views6 pagesOriginal TitleRESENSI NOVEL MARMUT MERAH JAMBUCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes0 views6 pagesResensi Novel Marmut Merah JambuOriginal TitleRESENSI NOVEL MARMUT MERAH JAMBUJump to Page You are on page 1of 6 You're Reading a Free Preview Pages 4 to 5 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
ResensiMarmut Merah Jambu Cheocean. Yaitu dengan menggunakan istilah sehari-hari sehingga mudah dimengerti oleh para pembaca. Adalah seorang comika stand up comedy dan juga penulis yang telah terkenal dengan buku bukunya yang bertemakan komedi buku-buku sebelumnya yaitu Kambing Jantan Cinta Brontosaurus Radikus Makankaskus dan Babi Nesot.0% found this document useful 0 votes385 views4 pagesDescriptionresensi novel marmut merah jambuCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes385 views4 pagesRESENSI NOVEL Marmut Merah Jambu Tanpa IdentitasJump to Page You are on page 1of 4 You're Reading a Free Preview Page 3 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Resensi Novel Marmut Merah Jambu. Dania Novitasari. Resensi buku maddah. Resensi buku maddah. Catur Pambudi. Resensi Novel Cinta Brontosaurus. Resensi Novel Cinta Brontosaurus. Citra Angellita Sitompul. Re Sensi. Re Sensi. Christian. RESENSI NOVEL Marmut Merah Jambu Tanpa Identitas.
Filter ByUpdating statusAllOngoingCompletedSort ByAllPopularRecommendationRatesUpdated KELAMBU MERAH JAMBU Demi Papa, itu saja. Karena di dunia ini aku hanya punya Papa. Baik sebelum Mama meninggal atau sesudahnya. Karena, ya, apa yang bisa kudapatkan dari seorang mama yang selalu mementingkan dirinya sendiri? Setiap hari, dunia ini terlalu sempit bagi Mama sehingga Papa dan aku nggak lebih berarti dari pada semua kegiatan arisan, shopping dan media sosialnya. Sekarang, sudah hampir lima tahun aku menjadi boneka-istri imitasi-Kenzy. Pria dewasa yang hampir separuh usianya habis untuk foya-foya dengan fatamorgana. Bukan hanya itu, dia juga nyaris meregang nyawa karena terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan terlarang. Apakah aku bahagia? Apakah aku tidak menyesal karena telah melewatkan dan mengorbankan indahnya masa remaja? Apakah aku tidak ingin pergi dari kehidupan Kenzy yang semakin parah? Entah, aku tidak tahu! Hanya satu yang aku ketahui, Papa bisa tersenyum bahagia di atas kursi putar empuknya. Itu saja. viewsCompleted I. Tulisan Untuk Orick Dunia Merah Jambu Dear, Manuangga Orick. Ketika aku berkata aku mencintaimu, aku benar-benar mencintaimu dengan segenap sanubari ini. Ketika aku berkata, kalau kamu merupakan salah satu impianku, itu nyata adanya. Orick, dewasa itu bukan ketika kau menyembunyikan segala masalahmu. Dewasa itu, ketika kamu sanggup menerima apa yang terjadi dalam dirimu. Entah lebih kurangnya, atau gagal berhasilnya diri. Tetapi Orick, sepertinya aku yang tak bisa sedewasa itu untuk menerima yang terjadi di antara kita. Aku tak bisa dewasa ketika waktu dan ruang memisahkan kita. Lantas, bolehkah aku menjadi kanak-kanak di dunia merah jambu ini? 10779 viewsOngoing Petaka Lingerie Merah Rumah tangga Gita dan Haris tiba-tiba diguncang prahara. Kehadiran Fitri, adik dari Haris, telah membuat Gita sebagai istri menjadi cemburu buta. Bukan tanpa alasan sebenarnya. Haris yang seharusnya bersikap wajar pada sang adik, malah sebaliknya. Lelaki itu lebih memprioritaskan sang adik ketimbang istrinya sendiri. Tak hanya berlaku timpang, Haris dan Fitri dinilai Gita memiliki hubungan yang kelewat 'romantis'. Keduanya kerap tidur bersama dan jalan tanpa kehadiran Gita. Bukan hanya itu saja, saat Gita dan Haris berbelanja pun, yang diingat Haris malah Fitri seorang. Dia tak lupa membelikan adiknya sepotong baju lingerie seksi berwarna merah, warna kesukaan sang adik. Gita gerah. Lingerie adalah barang yang dinilainya 'intim'. Bukan hanya pakaian tidur biasa, melainkan pakaian tidur seorang wanita dewasa yang sama privasinya dengan pakaian dalam. Mengapa Haris sampai membelikan sang adik lingerie segala? Itulah yang Gita permasalahkan. Mereka pun bertengkar hebat gara-gara lingerie merah tersebut. Rumah tangga Gita dan Haris pun nyaris di ambang kehancuran hanya karena Fitri. viewsCompleted Ramalan Buku Merah Si kembar Airel dan Airen yang kecil terpaksa melihat pembunuhan sang ibu di depan mata. Dua belas tahun kemudian, mereka berusaha mengungkap dalang kematian sang ibu. Dalam perjalanannya, mereka menemukan sebuah buku merah misterius. Buku yang berisi tentang kejadian yang akan mereka temui di masa depan. Beberapa kasus harus mereka lalui. Berbagai kejanggalan juga mereka temui. Mampukah si kembar mengungkap kematian sang ibu? Siapakah penulis buku itu? viewsOngoing Payung Merah Tika tak pernah menduga akan menjadi saksi pembunuhan seorang anggota parlemen pada malam terakhirnya di Kota New York. Setelah pindah ke North Carolina, ia sepenuhnya melupakan pengalaman traumatis itu. Sayangnya, takdir membawanya bertemu dengan Axel, CEO baru di tempat kerjanya, yang tampan dan memikat. Tika jatuh cinta pada Axel, meski pria itu memiliki sisi misterius yang terkadang membuatnya ketakutan. Belum lagi mendadak ia diculik gara-gara kedekatannya dengan Axel. Saat itulah fakta sesungguhnya terkuak Axel adalah seorang kepala mafia dan terlibat dalam pembunuhan di mana Tika menjadi saksinya. Setelah jati diri Axel terungkap, masih dapatkah cinta Tika dan Axel bersatu? viewsOngoing Merah Hitam Cinta book1 Cerita ini berseries. -Cerita I Merah Hitam Cinta on going -Cerita II Asa Diujung Sajadah sedang on going -Cerita III Bukan Perempuan Biasa Segera dirilis *masing-masing buku akan dirilis setelah cerita on going tamat. Berniat memberi surprise tentang kehamilannya pada suaminya, Kanaya Prameswari malah mendapat kejutan yang tak kalah mencengangkan. Dina Hadinata-sahabat baiknya, tengah bercumbu mesra dengan Ghifari Albani, suaminya, di kantor. Kanaya yang memang sangat intoleran terhadap penghiantan, meninggalkan Ghifari dengan janin berusia dua minggu di rahimnya. Bagaimana kehidupan baru Kanaya di perkebunan kopi milik keluarga Safa, sahabatnya selama pelariannya? Bagaimana pula sikap Haikal Baihaqi, kakak Safa yang tidak pernah ramah terhadapnya? Ikuti kisah Kanaya tentang pergulatan batin seorang perempuan yang trauma untuk mencintai dan dicintai lagi. Karena bagi Kanaya cinta saja tidak cukup. viewsCompleted Noda Merah Malam Pertama Rayna Anindya Edelwies harus menelan pahit getirnya sebuah pernikahan akibat ketidakjujurannya sendiri yang tidak menceritakan kondisi yang sebenarnya kepada Akhdan Ziyad, pria yang mempersuntingnya. Ziyad begitu marah saat mengetahui tak menemukan penghalang dan noda merah di sprei saat malam pertama mereka. Bagaimana Rayna menghadapi perlakuan buruk Ziyad yang frustasi karena gagal mendapatkan mahkota kewanitaannya? Sanggupkah Rayna bertahan? Apakah Rayna bisa meraih kebahagiaan di dalam rumah tangganya ataukah justru melepaskan diri adalah solusi yang terbaik? *** Selamat membaca dan menikmati cerita ini. Kalau suka, silahkan follow di akun sosial media author, IG FB Rumaisha Qatrunnada. Terima kasih. viewsCompleted Benang Merah "Kita ini tak sedarah lalu mengapa kau membuat batas di antara kita?" "Lalu kita ini apa??" ucap wanita cantik itu berapi-api. Setelah waktu berlalu akhirnya wanita muda itu bertemu lagi dengan sosok pria yang hampir setiap saat ia sebut dalam doa. Pria yang ia cintai dan kagumi setengah mati, seseorang yang penuh mengisi hati nya. Kini sosok pria bernama Malvin Saputra nyata hadir kembali dalam hidupnya. Akankah hidup Aileen akan 'lebih hidup' dengan kehadiran sosoknya? 10822 viewsOngoing Good Novel GN Poetry and all, to inspire and to create, to give people spirit that they love, to give back something they lost and they missing in their live. Keep writing and keep on reading. We are exist for you and your desired to keep writing and reading story. viewsOngoing Langit Merah Manusia normal seolah tidak ada lagi sejak sinar radiasi misterius menyelubungi penjuru dunia. Mereka berubah menjadi Mutan berkemampuan khusus’. Fiona terbangun dengan ingatan yang hilang. Keadaan memaksanya harus beradaptasi menghadapi semua ketegangan dalam petualangannya. Beruntung ia tidak sendirian. Keempat remaja berbeda latar belakang bersamanya. Morgan yang bisa mengalahkan siapapun dengan sekali sentuhan. Ema yang bisa menghancurkan apa saja dengan sekejap. Garter yang punya banyak kemampuan dan Vano yang punya tenaga super. Dengan tujuan yang berbeda-beda mereka berkumpul menjadi sekelompok 'Mutan Bebas'. 10742 viewsOngoing
Identitas Novel Marmut Merah JambuJudul Buku Marmut Merah JambuPengarang Raditya DikaGenre buku Nonfiksi cerita komediPenerbit BukuneTempat Terbit JakartaTanggal Terbit 1 Juni 2010Tebal Buku 222 halamanUkuran buku 13×20 cmHarga Buku Rp Merah Jambu adalah kumpulan tulisan komedi Dika. Sebagian besar dari tiga belas tulisan ngawur di dalamnya adalah pengalaman dan observasi Dika dalam menjalani hal paling absurd konyol di dunia Jatuh Dika adalah seorang penulis dan juga blogger yang telah terkenal dengan buku – bukunya yang bertema komedi. Setelah sukses dengan buku – buku sebelumnya yaitu Kambing Jantan, Cinta Brontosaurus, Radikus Makankaskus dan Babi paling terkenal adalah buku pertamanya yang berjudul Kambing Jantan yang telah dikomikkan dan difilmkan, pada tanggal 1 Juni 2010 Dika meluncurkan buku kelima-nya yang berjudul Marmut Merah dengan buku – buku sebelumnya, judul buku ini masih bertema binatang Marmut Merah Jambu. Secara garis besar, buku ini adalah soal cinta dengan bagaimana memahami apa itu cinta melalui introspeksi ke dalam pengalaman – pengalaman Raditya Dika sendiri dan tentu saja dengan khas gaya komedinya yang lebih manis dan halus berbeda dengan buku buku yang kelima ini Dika telah mencoba memperbaiki kebiasaanya dalam menggunakan kata- kata yang cenderung selengean, karena sebagian besar peminatnya adalah anak remaja. Jadi, penggunaan kata dalam buku ini lebih halus, namun bukan berati kehilangan khasnya Dika. Lelucon – lelucon yang bisa mengocok perut waktu membaca buku ini tetap pula Dika banyak menggunakan kutipan – kutipan yang menarik dari beberapa komik. Salah satunya kutipan dari komik Peanuts yang dipakai, ketika tokoh Charlie Brown yang sangat suka selai kacang. Dia jatuh cinta terhadap seseorang dan cintanya tak terbalas. Inilah kata – kata dari Charlie Brown “Nothing takes the flavor out of peanut butter quite like unrequited love”.Dari segi cerita, buku ini terdiri atas tiga belas bab yang berupa cerita yang saling lepas. Sebagian besar cerita di buku ini adalah membahas pengamatan dan pengalamn pribadi Dika. Ada cerita cinta masa – masa puber saat SMP sampai sekarang ini, jatuh cinta diam – diam, cinta bertepuk sebelah tangan, cinta yang datang tidak disengaja, sampai di taksir sama dua cewek kembar aneh. Semuanya ditulis dengan gaya komedi dan konyol yang nggak akan yang dituliskan di buku ini tetang diri Dika sendiri, tapi yang ditulisnya adalah hal – hal aneh, konyol dan rada sedikit bego. Bahkan, disini diungkapkan tentang saran seorang temannya, agar Dika menulis sesuatu yang serius karena dia mampu untuk itu. Bener juga sih, untuk apa nulis sesuatu tentang kebodohan diri sendiri? Namun, yang berhasil Dika lakukan disini adalah meramu semua itu menjadi sesuata yang lucu dan bisa ditertawakan rame – rame. Yang akhirnya kita bisa berkaca dari pengalaman Dika untuk bisa menjadi lebih ke tiga belas bab di buku ini saya peresensi memilih beberapa bab yang cukup menarik untuk di review kutip dalam resensi ini, salah satu judulnya Pertemuan Terakhir dengan Ina Juga Resensi Novel Cinta Brontosaurus Karya Raditya DikaCerita ini berawal saat Dika bercerita tentang pertemuannya dengan seorang cewek yang pernah ditaksirnya pada masa SMA, namanya Ina. Setelah sebelumnya sukses mengajak jalan cewek ini diceritakan di bab Pertemuan Pertama dengan Ina Mangunkusumo, kebiasaan itu terus berlanjut tanpa ada kesan – kesan berarti bagi pun berpisah karena Dika harus kuliah di Adelaide. Sampai kemudian mereka bertemu kembali. Pada pertemuan mereka kemudian, Ina sudah bekerja di sebuah Event Organizer dan Dika telah menjadi penulis. Mereka melakukan pertemuan seperti kesempatan itu, Ina curhat dengan Dika tentang Anto, cowok yang selalu diceritakan Ina ke Dika pada masa SMA dulu dan Ina ternyata masih menyimpan perasaan kepada Anto. Sampai akhirnya Anto bilang ke Ina kalau dia sudah punya pacar, saat itu Ina mulai sadar akan di pertemuan ini Dika ingin memberi tau Ina kalau dia lagi membuat buku baru, yaitu Marmut Merah Jambu yang akan ada bab tentang perasaan cintanya tak terbalas pada Ina yang nggak pernah tau. Saat itu, Dika dibilang berada dalam keadaan bingung untuk mengambil keputusan bagaimana caranya untuk memberi tau Dika mangatakannya juga pada Ina. Tapi sebelum selesai bercerita……Di salah satu bab buku ini ada cerita tentang cewek yang gak pernah bisa gue dapetin.’ Ina menaikkan alisnya, mulutnya kebuka setengah, lalu dia ketawa sekenceng – kencengnya, HAHAHAHAH! Cinta tak terbalas? Serius? Lo ngapain peke nulis gituan segala sih?’Muka Ina berubah jadi merah. Seolah – olah dia baru diceburkan ke dalam kuali. Sedangkan muka gue juga berubah jadi merah. Solah – olah gue ikutan nyebur dalam kuali, belepotan minta tolong.“Bukan sama gue kan? Hahahahahah!” Ina ngomong ngasal.“Eeeeeeerrr yah bukan, masa sama elo, bukan, iya lah bukan, hahahahah bukan hahahahah, gak segitunya, ge’er lo!” gue mulai meracau. Kampret……Ina menghela napasnya. Dia berkata, Lo tau gak sih. Menurut gue pemikiran yang bilang, “kita hanya bisa sempurna jika ketemu dengan soulmate kita” itu pemikiran yang jahat banget.’Maksudnya?’Gini lho,’ kata Ina. Sekarang dia melihat ke mata gue tajam. Kenapa kita baru bisa dibilang komplit dengan kehadiran orang lain itu? Kenapa gak dengan kehadiran sebuah barang, atau…atau hobi, baru kita dibilang komplit? Kenapa harus dihubungkan dengan orang lain? Kenapa kesempurnaan hidup kita, sebagai manusia, harus ditandai bahwa kita udah bisa ketemu dengan soulmate kita?’Bener juga sih… Bagaimana dengan para jomblo abadi, yang mungkin mati sendirian? Bagaimana dengan orang yang memilih untuk tidak pernah mencintai orang lain? Atau, ini yang paling parah bagaimana dengan orang yang cintanya selalu bertepuk sebelah tangan?Unrequited love cinta tak terbalas, adalah hal yang paling bisa bikin kita ngis tanah. Untuk tau kalau cinta kita tak terbalas, rasanya seperti bahwa kita tidak pantas untuk mendapatkan orang tersebut. Rasanya, seperti diingatkan bahwa kita, memang tidak sempurna, atau setidaknya tidak cukup sempurna untuk orang berakhir dengan memberikan kita sesuatu momen perenungan yang intinya tentang keberadaan seseorang yang takkan bisa kita lupakan sepenuhnya. Orang yang, mengutip Charlie Brown yang sangat suka selai kacang dari komik Peanuts menghilangkan rasa selai kacang Dari lidah kita. Buat Dika, Ina adalah orang yang menghilangkan rasa selai kacang di awalnya Dika ingin membocorkan rahasia isi bukunya, pada pertemuan itu pula Dika mengurungkan niatnya sampai akhirnya buku ini terbit. Itulah hal ter-manis yang Dika bab yang akan di review kutip dalam resensi ini yaitu bab terakhir yang menjadi favorit saya peresensi. Di bagian bab Marmut Merah Jambu inilah kita bisa melihat sisi aslinya sang penulis Raditya Dika.….Dia melihat gue dan bilang dengan sungguh – sungguh, Kita bakalan kayak gini terus, kan?’Aku pengen kita begini terus,’ kata gue, sambil mempererat genggaman itu gue sadar, inilah apa yang coba gue Dika coba tulis di buku Marmut Merah Jambu ini tentang bagaimana manusia pacaran, tentang manusia jatuh cinta, tentang gue jatuh cinta. Dari mulai bagaimana jatuh cinta diam – diam, sampai naksir via chatting. Dari mulai susahnya mutusin cwek, sampai ditaksir sama cewek aneh. Dari mulai kita nembak cewe, sampai akhirnya membuat janji seperti lazimnya orang pacaran lainnya, seperti kita bakalan kayak gini terus. Janji yang terkadang gak bisa memulai buku ini dengan berusaha memahami apa itu cinta melalui introspeksi ke dalam pengalaman – pengalaman Dika sendiri. Dan di halaman terakhir Marmut Merah Jambu ini, Dika merasa… tetap tidak mengerti, sama seperti Dika memulai halaman – alih seperti belalang, Dika merasa seperti seekor marmut merah jambu yang terus – menerus jatuh cinta, loncat dari satu relationship hubungan ke relationship yang lainnya, mencoba terus berlari di dalam roda bernama cinta, seolah – olah maju, tapi tidak… karena sebenarnya jalan di tempat. Seperti marmut yang tidak tau kapan harus berhenti berlari di roda yang yang bisa pembaca ambil maknanya dari buku ini adalah bagaimana kita bisa berkaca dari pengalamannya Dika untuk bisa jadi lebih baik, bagaiman kita bisa menertawakan dan have fun dengan kesalahan / kekeliruan / kekurangan yang kita miliki. Bukan berarti kita tidak tau diri dan tidak punya malu. Hanya saja, ketika kita tak sengaja membuat kesalahn, kita jangan terlalu terpekur, tertegun dan merenungi nasib hingga hal tersebut dapat dijadikan pengalaman untuk lebih baik, tidak perlu sembunyi akan kesalahan tersebut, bahkan kita dapat mengungkapkannya lewat sebuah cerita yang di tulis di blog yang akhirnya tak disangka bisa dijadikan novel seperti Raditya Dika. Tentu saja dengan tujuan agar kita bisa lebih baik dari waktu yang akan lain yang bisa pembaca ambil juga adalah, tentang kekompakan dan curahan kasih sayang sebuah keluarga. Yang ternyata Dika sangat perhatian dengan adik – adiknya bahkan kucing peliharaan keluarganya dibuatkan tokoh utama di salah satu bab dimana sang kucing dimanusiakan’.Disini juga diceritakan sang mama yang sangat khawatir dengan sunatan Edgar adik bungsu dika berharap segalanya berjalan lancar diceritakan di bab Balada Sunatan Edgar. Lalu tentang royalty buku – buku Dika yang diperuntukan adik – adiknya. Cerita tentang ayahnya yang sepertinya cuek tapi ternyata perhatian pada Dika dengan ngasih bingkisan lewat orang suruhan ayahnya di detik – detik terakhir di bandara ketika Dika mau shooting di Oz diceritakan di bab Catatan Si Pemeran Utama dengan Muka Kayak FiguranAda juga cerita tentang sebuah perjuangan dan konsistensi. Di bab yang bejudul Catatan Si Pemeran Utama dengan Muka Kayak Figuran ini, diungkapkan mengenai proses pembuatan buku kambing jantan hingga menjadi sebuah film. Awalnya Dika ditawari sebuag PH ternama yang bukan merupakan PH yang akhirnya menjadikan film kambing jantan terwujud. Sampai akhirnya, Dika bertemu dengan produser yang benar – bener mewujudkan terealisasikannya film kambing Jantan walau dalam waktu yang cukup panjang dari dibukukannya Kambing Marmut Merah Jambu ini ditulis dengan bahasa sehari – hari Dika atau bahasa khas gaul anak Jakarta. Disini kemampuan Dika meramu kata – kata yang tak biasa dan menjadikannya humor telah jauh berkembang. Buku ini seperti ditulis dengan pertimbangan yang lama dan panjang untuk setiap kata – kata dan kalimat – kalimatnya. Dan yang paling luar biasa dari karya Dika adalah kata – kata kontemplatif yang ditulisnya disetiap sukses membuat perasaan pembaca menjadi bercampur aduk, dalam buku ini Dika membedahnya cukup baik dengan menembak dengan mengena pada bagian – bagian tertentu yang bisa membuat pembaca termenung sejenak, mengingat hidup mereka, kemudian bisa jadi berakhir dengan senyuman bahagia atau senyuman yang tak bisa digambarkan dengan kata – kata, tertawa terbahak – bahak samapai teriris Juga Resensi Novel Laskar PelangiKelebihan dan KekuranganDilihat dari fisiknya, buku ini lebih tebal, dan lebih berbobot. Cover depannya memiliki warna yang lebih terang dan cerah. Kertas yang digunakan juga mempunyai kualitas yang bagus. Terdapat pula pembatas buku yang pada cetakan pertama berbentuk kaos dan cetakan kedua berbentuk buku tentu mempunyai kekurangan dan kelebihan. Tak terkecuali buku ini. Saying sekali, ada beberapa kalimat yang tidak lengkap atau hilang pada beberapa bab yang mungkin akibat kesalahan pada bagian editing. Contohnya pada bab Pertemuan Pertama dengan Ina Mangunkusumo, ada paragraph yang tidak selesai dan sehingga membuat pembaca agak bingung dengan missing scene humor yang berbeda dari Dika ketimbang di buku sebelumnya juga mempengaruhi pembaca. Karena humor yang ada di sini bisa dikatakan lebih halus. Sulit sebenarnya mengatakan apa itu kelebihan atau kekurangan, karena itu sebenarnya masalah selera pembacaada yang mengatakan bahwa Marmut Merah Jambu lebih lucu, tapi ada juga yang mengatakan kurang. Tapi menurut saya peresensi, sejauh ini buku yang di tulis Dika tetap memberikan hal yang bagus dan Juga Resensi Novel 5 CmJumlah Halaman : 152. ISBN : 979-780-056-8. TUJUAN BUKU. Novel Cinta Brontosaurus merupakan sebuah kumpulan cerita pendek jenaka dari diary seorang yang bernama Raditya Dika. Dalam novel ini banyak kejadian lucu yang dapat membuat pembaca tertawa dan ingin melanjutkan ke cerita selanjutnya. Dapat dikatakan, novel ini diambil dari kisah nyata
Resensi novel Marmut Merah Jambu karya Raditya Dika memuat identitas novel, sinopsis, unsur ekstrinsik dan intrinsik, kelebihan dan kekurangan, serta pesan moral yang terkandung di dalamnya. Ingin tahu lebih detail tentang novel Marmut Merah Jambu? Yuk, baca artikel ini sampai selesai. Identitas Novel Marmut Merah Jambu Judul NovelMarmut Merah JambuPenulisRaditya DikaJumlah halaman222 HalamanUkuran buku13 cm x 20 smPenerbitBukuneKategoriKomediTahun Terbit2010Harga novelRp. Buku novel Marmut Merah Jambu karya Raditya Dika mempunyai jumlah halaman 222, berukuran 13 cm x 20 cm, penerbit Bukune, berkategori komedi, tahun terbit 2010, dan kini harga novelnya yaitu Rp. Sinopsis Buku Novel Marmut Merah Jambu Suatu ketika Dika mengunjungi rumah Anjani Dina, ia adalah cinta pertamanya saat sekolah di bangku SMA. Saat berkunjung ke rumah Anjani, Dika membawa kerajinan tangan berupa seribu burung bangau dari kertas origami di tangan kanannya. Sedangkan, di tangan kirinya Dika juga membawakan undangan pernikahan Anjani. Saat itu, kedatangannya diteima dengan baik oleh Bapak Anjani. Hanya saja, beliau sedikit curiga bahwa Dika ingin menggagalkan pernikahan anaknya. Tetapi, Dika menjelaskan bahwa tujuannya ke rumah Anjani bukan untuk merusak acara pernikahan. Dika menceritakan kepada Bapak Anjani, dahulu saat SMA memang ia jatuh cinta secara diam-diam kepada Anjani. Hingga Dika dan dua sahabatnya yaitu Bertus dan Cindy membuat grup tiga sekawan yang sering melakukan tindakan penyelidikan atau detektif. Tetapi, tiga sekawan ini mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah yang cukup sulit yaitu permasalahan grafiti tembok sekolah. Terdapat tulisan grafiti yang dianggap sebagai bentuk ancaman kepada Kepala Sekolah. Selama bertahun-tahun sampai lulus sekolah, Dika masih penasaran dengan gambar tersebut. Ternyata grafiti itu bukanlah gambar seorang iblis. Tetapi, merupakan gambar marmut yang bentuknya mirip seperti handuk yang diberikan oelh Cindy. Kasus grafity pertama kali juga disampaikan oleh Cindy, Dika dan Bertus yang meneliti gambar tersebut dengan memahami per dua kata. Ternyata setelah ditelusuri grafiti tersebut dibuat oleh Cindy sebagai surat cinta. Menurutnya cinta itu seperti marmut merah jambu yang berlarian kesana kemari tanpa berhenti. Unsur Intrinsik Novel Marmut Merah Jambu Adapun unsur intrinsik novel Marmut Merah Jambu yang harus kamu ketahui, yaitu 1. Tema Dalam novel Marmut Merah Jambu memuat tema percintaan. Terlihat dari seluruh bab dalam novel yang menceritakan kisah cintanya yang tak pernah berhasil. Kisah cintanya dimulai dari indahnya PDKT, cinta diam-diam, sampai cinta yang ditolak mentah-mentah. 2. Tokoh Adapun tokoh-tokoh yang terdapat dalam novel Merah Jambu, yaitu Dika, orangnya ceria dan peduli tetapi pesimis. Aldi, seorang pria yang gigih. Bertus, pria yang peduli. Christoper, orangnya baik dan percaya diri. Anjani, orangnya gengsian dan suka mengejek. Cindy, orangnya jujur. 3. Latar Tempat Latar tempat novel Marmut Merah Jambu berada di SMP, SMA, Rumah Dika, Rumah Ina, Kampus, Ancol, dan RS Pertamina. 4. Latar Waktu Latar waktu dalam novel Marmut Merah Jambu yaitu pagi, siang, dan malam hari. 5. Sudut Pandang Sudut pandang dalam novel Marmut Merah Jambu yaitu menggunakan sudut pandang orang pertama. 6. Gaya Bahasa Gaya bahasa dalam novel Marmut Merah Jambu menggunakan bahasa sehari-hari yang mudah dipahami. 7. Pesan atau Amanat Tidak baik meratapi nasib hingga kita sampai merasa stress, bahkan despresi. 8. Alur Alur dalam novel Marmut Merah Jambu yaitu menggunakan alur maju dan mundur campuran Unsur Ekstrinsik Novel Marmut Merah Jambu Adapun unsur ekstrinsik novel Marmut Merah Jambu, yaitu 1. Nilai Sosial Adanya penggambaran nilai sosial dari tim tiga sekawan yang selalu membantu teman-temannya saat kesusahan. 2. Nilai Budaya Terdapat pula nilai budaya dalam novel yang menceritakan tradisi di rumah seorang tokoh Indira yang tak mengenal acara ulangtahun. 3. Nilai Kemanusiaan Adanya penggambaran nilai kemanusiaan yang memperlakukan hewan peliharaan kucing, seperti manusia. 4. Nilai Pendidikan Saat menjadi seorang pelajar, kita tidak hanya diberikan pembelajaran tentang pengetahuan. Tetapi, juga penanaman karakter yang baik. 5. Nilai Moral Kejujuran tokoh Cindy mengakui pembuatan grafity di tembok sekolah sebagai bentuk surat cinta merupakan salah satu bentuk sikap positif. Kelebihan Novel Marmut Merah Jambu Kelebihan novel Marmut Merah Jambu yang pertama yaitu terlihat dari cover bukunya yang bagus dan menarik. Banyaknya penggunaan bahasa komedi yang membuat cerita dalam novel menjadi tidak monoton. Dengan demikian maka pembaca akan semakin tertarik untuk membaca cerita dalam novel sampai selesai. Tidak hanya menceritakan tentang kehidupan percintaan, tetapi juga tentang kehidupan keluarga dengan anak remaja. Dimana, peran orangtua sangat penting untuk mendekati anak-anaknya saat berusia remaja. Kekurangan Novel Marmut Merah Jambu Kekurangan yang paling mendasar dalam novel Marmut Merah Jambu yaitu adanya penggunaan pilihan kata yang vulgar. Dengan penggunaan kata-kata tersebut maka novel ini kurang tepat apabila dibaca oleh anak-anak remaja. Pesan Moral Novel Marmut Merah Jambu Pesan moral yang terdapat dalam novel Marmut Merah Jambu yaitu pentingnya untuk bersikap bersyukur, tidak perlu meratapi nasib kehidupan yang seringkali tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Dengan meratapi nasib secara terus menerus justru akan membuat kita menjadi terlalu banyak pikiran atau merasa depresi. Terus semangat menghadapi kehidupan, meskipun tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan.
RESENSINOVEL " Marmut Merah Jambu " KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya serta karunianya sehingga kami dapat menyelesaikan karya tulis yang berjudul "Marmut Merah Jambu" ini dengan baik tanpa halangan.Raditya Dika dalam karyanya Marmut Merah Jambu novel yang hanya memiliki tebal buku 218 halaman. Kalo dilihat sepintas, buku ini memang buku yang paling tebel bila dibandingkan dengan buku-buku sebelumnya yang telah terbit, yakni Kambing Jantan; Cinta Brontosaurus, Radikus Makan Kakus, dan Babi Ngesot. April21st, 2018 - RESENSI NOVEL “ Marmut Merah Jambu “ Cerita ini berawal saat Dika bercerita tentang pertemuannya dengan seorang cewek yang pernah ditaksirnya pada masa SMA namanya Ina' 'RESENSI NOVEL MARMUT MERAH JAMBU April 25th, 2018 - Dari Jubair bin Muth im RA Ia berkata Rosulillah SAW pernah bersabda Hendaklah SukaTapi malu - Resensi Novel Marmut Merah Jambu. Dapatkan link; Facebook; Twitter; Pinterest; Email; Aplikasi Lainnya; November 16, 2021 Judul : Marmut Merah Jambu Pengarang : Raditya Dika Penerbit : Bukune Genre : Novel Komedi Tahun Terbit : Jakarta, 1 Juni 2010 Tebal Buku : 222 halaman SINOPSIS Buku ini merupakan buku kelima dari Raditya Resensi Novel Lovasket | Novel cinta novelnya anak remaja, yang penuh kisah cinta dan romantisme di sekolah, kisah cinta karena persabahatan, dan berbagai romantisme pacaran lainnya. Tapi novel lovasket ini berbeda. Resensi Novel Marmut Merah Jambu; Resensi Novel Lovasket; Total Pageviews. Jam. Pontianak: Cari Blog Ini. Network Sites. Adzra 9Sa6f.